50 Ojek Toboali Jadi Kawan Bawaslu Awasi Pemilu 2019

Romy    •    Sabtu, 29 Desember 2018 | 13:41 WIB
Pilkada
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bangka Selatan (Basel) menggelar Sosialisasi Pengawasan Pemilu dan jadikan Ojek Toboali sebagai Kawan Bawaslu dalam pengawasan Pemilu Tahun 2019 di Hotel Grand Marina Toboali, Jumat (28/12/2018).(rom/wb)
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bangka Selatan (Basel) menggelar Sosialisasi Pengawasan Pemilu dan jadikan Ojek Toboali sebagai Kawan Bawaslu dalam pengawasan Pemilu Tahun 2019 di Hotel Grand Marina Toboali, Jumat (28/12/2018).(rom/wb)

WOWPOLITIK -- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bangka Selatan (Basel) menggelar Sosialisasi Pengawasan Pemilu dan jadikan Ojek Toboali sebagai Kawan Bawaslu dalam pengawasan Pemilu Tahun 2019 di Hotel Grand Marina Toboali, Jumat (28/12/2018).

Kegiatan dihadiri oleh Persatuan Ojek Toboali yang terdiri dari Ojek Pangkalan Simpang Nanas, Ojek Pangkalan Simpang Teladan, Ojek Metro, dan Ojek Rajawali dibuka langsung oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Bangka Selatan Sahirin.

Ketua Bawaslu Kabupaten Bangka Selatan, Sahirin mengajak untuk bersama – sama mengawasi Pemilu Tahun 2019 dan menjadikan Persatuan Ojek yang ada diwilayah Toboali sebagai Kawan Bawaslu.

“Memang didalam UU no 7 Tahun 2017 Bawaslu sebagai lembaga yang diamanatkan untuk mengawasi proses tahapan Pemilu, tetapi seluruh elemen masyarakat sebagai pemegang kedaulatan di Republik ini juga berhak mengawasi proses pemilu," ungkap Sahirin.

Menurut Sahirin, persatuan ojek yang bersentuhan langsung kepada masyarakat juga dapat menghimbau agar masyarakat menolak politik uang (Money Politic) dalam bentuk apapun dan dapat memberikan informasi kepada Bawaslu terkait adanya Alat Peraga Kampanye (APK) yang terpasang ditempat – tepat yang dilarang.

Anggota Bawaslu Basel, Azhari selaku Koordinator Divisi Pengawasan, Hubungan Masyarakat dan Hubungan Antar Lembaga mengatakan sukses tidaknya penyelenggaraan Pemilu ini tidak hanya tanggung jawab penyelenggara Pemilu (KPU dan Bawaslu), tetapi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Minimal ada tiga elemen yang punya peran besar untuk suksesnya Pemilu 2019.

Pertama, Penyelenggara Pemilu KPU dan Bawaslu harus bisa menjalankan Pemilu sebaik-baiknya, yaitu dengan menjaga integritas penyelenggaraan dan integritas sebagai penyelenggara.

Kedua, peserta Pemilu. “Peserta Pemilu harus patuh pada aturan Pemilu, aturan mainnya ada pada UU 7 2017, PKPU, dan Perbawaslu. Ikuti dan patuhi norma-norma yang ada,” tegasnya.

Ketiga, masyarakat yang punya hak pilih. “kami mengimbau agar masyarakat datang ke TPS pada 17 April 2019. Gunakan hak pilih anda, jangan golput karena suara anda menentukan 5 tahun ke depan. Jadilah pemilih yang rasional dan berintegritas, pemilih yang datang ke TPS bukan karena diberi uang untuk mencoblos calon tertentu, tetapi memilih karena melihat visi misi peserta Pemilu yang dapat mengemban amanat rakyat,” pungkasnya.

Koordinator Divisi Hukum, Penindakan dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kabupaten Bangka Selatan, Erik menjelaskan tugas Bawaslu Kabupaten untuk melakukan Pencegahan dan Penindakan Pelanggaran Pemilu di wilayah Kabupaten Bangka Selatan.

“Sebelum terjadinya pelanggaran kita maksimalkan upaya pencegahan, kalau memang tidak bisa lagi dicegah maka upaya terakhir kita adalah penindakan” tegasnya.

Setelah acara pembukaan dan penyampaian materi dari Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Bangka Selatan, acara dilanjutkan dengan penyematan Rompi Kawan Bawaslu secara simbolis kepada perwakilan Persatuan Ojek Toboali.(rom)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL