Kemenag: Jangan Sampai Masjid Jadi Tempat Sebar Hoaxs

Endi    •    Rabu, 09 Januari 2019 | 13:03 WIB
Lokal
Polda Babel menggelar dialog interaktif bersama tokoh dan elemen masyarakat, di Mapolda Babel, Rabu (9/1/2019) pagi.(dag/wowbabel.com)
Polda Babel menggelar dialog interaktif bersama tokoh dan elemen masyarakat, di Mapolda Babel, Rabu (9/1/2019) pagi.(dag/wowbabel.com)

PANGKALPINANG, wowbabel.com -- Kantor Wilayah Kementarian Agama (Kemenag) Bangka Belitung, menegaskan tempat ibadah bukan tempat melakukan kampaye capres cawapres maupun politik praktis.

Untuk itu Kemang Babel mengimbau, masyarakat tidak mencampur aduk kegiatan keagamaan di masjid dengan politik, mengingat saat ini merupakan tahun politik.

"Dari kemenag telah memberikan imbauan, di rumah ibadah itu murni tempat ibadah, jangan sampai ada unsur untuk mengajak memilih salah satu paslon. Jangan sampai tempat dijadikan tempat penyebar hoaxs," kata Kepala Kemenag Babel, M. Ridwan, Rabu (9/1/2018).

Untuk mencegah hal tersebut, Polda Babel menggelar dialog interaktif bersama tokoh dan elemen masyarakat, di Mapolda Babel, Rabu (9/1/2019) pagi.

Kapolda Babel, Brogjen (Pol) Istiono, mengatakan, kegiatan bertemakan 'Tempat Ibadah Bebas dari Politik Praktis' digelar, guna menyukseskan pemilu serentak 17 April mendatang.

"Polisi netral, kita menjaga aspek keamanan, kalau tempat ibadah dijadikan ajang politik praktis, kita harus hadir untuk mencegah terjadinya hal tersebut. Intinya kami mencegah agar tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan," tukas Kapolda.(dag)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL