[Video] Gunakan Dua Modus, Pengoplos Beras Teracam Lima Tahun Penjara

Endi    •    Kamis, 10 Januari 2019 | 23:08 WIB
Video Kite
Beras oplosan yang berhasil diamankan aparat Polda Babel.(dag/wb)

PANGKALPINANG, wowbabel.com--Direktorat Kriminal Khusus (Krimsus) Polda Bangka Belitung (Babel), menggerbek sebuah rumah yang dijadikan tempat mengoplos beras, di kawasan Kelurahan Air Mangkok, Pangkalpinang, belum lama ini.

Dalam penggerbekan itu, polisi berhasil mengamankan 1,6 ton beras, baik yang sudah dioplos maupun masih asli. Pengungkapan pelaku berawal dari laporan warga dan pemilik merek yang merasa dirugikan oleh perbuatan pelaku.

"Masyarakat komplain karena beras yang dikomsusmi beda kualitas dari biasanya. Pemegang merek juga komplain dan sudah membuat laporan kepada kita," terang Wadirkirmsus Polda Babel, AKBP Indra Krismayadi, Kamis (10/1/2019).

Indra menjelaskan, pelaku berinisial H (35) warga Pangkalpinang itu, menggunakan dua modus dalam melancarkan aksinya.

"Pertama pelaku mencampurkan beras bulog dengan beras BP kemudian dijual dengan harga melebihi harga eceran tertingi (HET). Modus kedua pelaku mengganti kemasan, dari beras merek matahari kualitas medium dijual dengan harga premium," paparnya.

Pelaku, lanjut Wadir Krimsus, menjual beras hasil oplosannya itu kepelosok Bangka.

"Distribusinya ini pelaku menyebar kepelosok, terutama kepesisir pantai," ungkapnya.

Atas perbuatan tersebut, pelaku yang kini mendekam disel tahanan Mapolda Babel, terancam hukuman lima tahun penjara.

"Pelaku melanggar pasal 100 undang-undang nomor 20 tahun 2016 tentang merek, pasal 139 undang-undang nomor 18 tahun 2012 tentang pangan, dan pasal 62 dan 8 undang-undang nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen, dengan rata-rata ancaman hukuman lima tahun," jelasnya.(dag)



MEDSOS WOWBABEL