Netizen Protes, Penghapusan Bagasi dan Harga Tiket Pesawat Melonjak

Tim_Wow    •    Sabtu, 12 Januari 2019 | 21:10 WIB
Ekonomi
ilustrasi
ilustrasi

VIRAL, www.wowbabel.com - Kebijakan penghapusan bagasi gratis untuk Lion Air Group dan Citilink ramai diprotes warganet. Menurut mereka, kebijakan penghapusan bagasi penumpang pesawat dan melonjaknya harga tiket memukul industri penerbangan dan industri pariwisata domestik.

"Kebijakan penghapusan bahasa Lip, Fotokopi, dkk itu menurut kami pada akhirnya akan memukul industri maskapai penerbangan itu sendiri dan industri pariwisata terutama yg domestik," tulis akun @partaisosmed .

Akun kuomintang gencar memprotes kebijakan tersebut bahkan mengajak warganet  untuk menandatangani petisi menolak kebijakan penghapusan bagasi dan kenaikan harga tiket.

"Sebab dengan biaya penerbangan yg melonjak maka otomatis masyarakat akan melirik moda transportasi lain. Apalagi dengan kehadiran jalan toll sekarang ini, orang akan lebih memilih perjalanan darat yg jauh lebih murah, apalagi jika pergi rombongan atau sekeluarga," tulis akun twitter  ini.

"Sedangkan industri pariwisata juga domestik juga akan terpukul oleh kebijakan konyol ini. Sebab biaya perjalanan dalam negeri bisa jauh lebih mahal dibandingkab ke luar negeri," tambahnya lagi.

Contoh biaya perjalanan ke Singapore paling murah Rp500 ribu. Ini sudah termasuk bagasi gratis. Sedangkan biaya pesawat ke Medan paling murah Rp990 ribu, belum termasuk biaya bagasi. 

Anggap saja dia bawa bagasi 15 kilo maka total biayanya jadi Rp 1,3 juta. Murah ke LN kan? 

"Dengan kondisi ini kami prediksi industri maskapai penerbangan sejenis Lion justru akan terpukul oleh ulahnya sendiri. Sebab kini naik Lion tak murah lagi" tulisnya lagi.

Kultur @partaisosmed direspon netizen lainnya, tak.saja soal.biaya penerbangan yang melonjak. Para pengusaha kerajinan pun was was dengan kebijakan ini. (*)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL