PW GP Ansor Babel Minta Presiden Tegas Sikapi Isu Diskriminatif Dalam Kehidupan Berbangsa

Ketua Pengurus Wilayah Gerakan Pemuda (PW GP) ANSOR Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Dr. Masmuni Mahatma, M.Ag. dan Presiden Joko Widodo. (ist)
Ketua Pengurus Wilayah Gerakan Pemuda (PW GP) ANSOR Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Dr. Masmuni Mahatma, M.Ag. dan Presiden Joko Widodo. (ist)

JAKARTA, www.wowbabel.com - Ketua Pengurus Wilayah Gerakan Pemuda (PW GP) ANSOR Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Dr. Masmuni Mahatma, M.Ag., ikut serta dalam kegiatan silaturrahim dengan PW GP ANSOR se Indonesia Jumat, (11/1/2019) kemarin di Jakarta.

Didaulat sebagai Jubir Zona Indonesia Bagian Tengah, Masmuni Mahatma menyampaikan beberapa hal berkait dengan Keutuhan Demokrasi dalam kegiatan tersebut. Bahkan saat dirinya secara khusus bertemu dengan Presiden Joko Widodo, Masmuni menyampaikan bbeerapa hal terkait dengan kondisi kebangsaan saat ini.

"Untuk mencegah dis-orientasi bernegara, GP ANSOR berharap agar Presiden, Ir. Joko Widodo, lebih tegas menyikapi riak-riak parsial dan diskriminatif dalam kehidupan berbangsa. Termasuk politisasi agama, mobilisasi (sadisme) hoax-hoax, dan kepicikan menatap eksistensi negara," ungkap Masmuni Mahatma dalam keterangan tertulisnya kepada www.wowbabel.com, Sabtu (12/1/2019).

Lebih lanjut, Masmuni juga menuturkan bahwa kompetisi berdemokrasi harus dengan alur yang santun dan nalar yang empatik.

"Siapapun yang bertarung di Pemilu 2019 ini harus lebih mengedepankan kemaslahatan bagi bangsa dari pada sekedar menduduki kursi kekuasaan. Tidak perlu memfitnah dan merasuki pemikiran rakyat dengan isu-isu PKI, anti agama, keturunan Cina, dan sebagainya. Indonesia ini sudah dari dulu kaya suku, agama, ras, dan antar golongan," ungkapnya.

"Termasuk tidak tendensius mempersoalkan TKI dari luar yang tidak sebanding jumlahnya dengan saudara kita yang jadi TKI di negara-negara tetangga seperti Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura, Jepang, dan lain-lain. Mari lebih cermat, jernih, arif, dan empatik untuk realitas ini," tutup Masmuni. (rob/wowbabel)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL