Kegiatan Operasional Sriwijaya Air Dikelola Anak Usaha Garuda

Tim_Wow    •    Senin, 14 Januari 2019 | 19:14 WIB
Ekonomi
ilustrasi
ilustrasi

CENGKARENG, www.wowbabel.com - Maskapai penerbangan Sriwijaya Air menjalin kerjasama dengan lima mitra strategis yang berada di bawah naungan Garuda Indonesia. Adapun kelima perusahaan itu adalah PT Gapura Angkasa, PT Aerofood Indonesia, PT Aerotrans Service Indonesia, PT Aero Globe Indonesia, dan PT Aerojasa Cargo.

Direktur Utama Sriwijaya Air, Joseph Adrian Saul, mengatakan setelah kerja sama ini berjalan efektif, maka ke depan beberapa kegiatan operasional penerbangan Sriwijaya Air akan dikelola oleh para mitranya itu.

"Dalam hal pelayanan pelayanan ground handling, Sriwijaya Air akan memberikan kepercayaan kepada PT Gapura Angkasa. Untuk sisi pelayanan konsumsi penumpang serta penjualan souvenir selama penerbangan, Sriwijaya Air menunjuk PT Aerofood Indonesia atau lebih dikenal dengan Aero Catering Service (ACS) sebagai pengelolanya," ujar Josep Saul.

Kerjasama ini ditandai dengan penandatanganan MoU oleh Direktur Utama Sriwijaya Air Joseph Adriaan Saul dan Direktur Utama PT Gapura Angkasa I Dewa Gede Mahayana disaksikan oleh Komisaris Utama Sriwijaya Air Ari Askhara Danadiputra pada Senin, 14 Januari 2019 di auditorium kantor pusat Garuda Indonesia yang berada di kawasan Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng.

Direktur Utama Sriwijaya Air Joseph Adriaan Saul mengatakan, setelah berjalan efektif, kedepan beberapa kegiatan operasional penerbangan Sriwijaya Air akan dikelola oleh para mitranya. Dalam hal Ground Handling Service, ke depan Sriwijaya Air akan memberikan kepercayaan kepada PT Gapura Angkasa.

Lebih lanjut, Joseph menuturkan, PT Aerotrans Service Indonesia akan mengelola seluruh transportasi pilot beserta awak kabin Sriwijaya Air, PT Aero Globe Indonesia atau dikenal dengan Aerotravel akan menjadi saluran distribusi Sriwijaya Air dalam travel and leisure, dan untuk yang terakhir yakni penanganan kargo, Sriwijaya Air akan mempercayakan operasionalnya kepada PT Aerojasa Cargo atau Aero Express.

"Kerjasama ini menjadi langkah strategis yang diyakini akan meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan juga sebagai upaya peningkatan efisiensi dan optimalisasi perusahaan," sebutnya.

Dengan didukung oleh lima unit usaha Garuda Indonesia Group sekaligus, Joseph optimistis, Sriwijaya Air dapat meningkatkan kualitas pelayanannya pada 2019.

"Sejalan dengan itu, maka kami optimis dapat meraih hasil yang positif dari sisi bisnis maupun kontribusi kami dalam pengembangan dunia penerbangan Indonesia," tegasnya.

Untuk ke depan, ujar Joseph, Sriwijaya Air juga berharap dapat mengikuti langkah Garuda Indonesia yang memperoleh predikat Skytrax dalam hal layanan serta sertifikasi IATA Operational Safety Audit (IOSA) dalam hal keselamatan. (*)

Halaman