[VIDEO] Pencari Biji Timah Tradisional Hilang Dihantam Ombak

Endi    •    Rabu, 23 Januari 2019 | 19:54 WIB
Video Kite
Video pencarian korban tenggelam di kawasan Pulau Asau Jebus, Bangka Barat. (wowbabel.com)

JEBUS, www.wowbabel.com - Cuaca extrim di perairan laut Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) beberapa hari belakangan menelan korban jiwa.

Seorang penambang tradisional biji timah tradisional di pulau Asau, Kecamatan Jebus, kabupaten Bangka Barat, hanyut dan hilang akibat hantaman ombak besar pada Selasa (24/01/2019) kemarin.

Meski telah dilakukan percarian, namun hingga Rabu (23/1) sore, Eman alias Jen (40) warga Desa Sekar Biru ini belum ditemukan.

Menurut keterangan saksi yang juga teman korban saat beraktivitas, sekira pukul 10.00 WIB korban  melakukan aktifitas melimbang biji timah di pesisir pantai Pulau Asau, kemudian korban  bersama beberapa  temannya melintas ke arah tengah pantai melewati alur Batu Karang dan pada saat melintas  korban terpeleset ke laut lalu hanyut terseret gelombang pasang.

Saksi dan beberapa teman korban telah berusaha meyelamatkan korban, namun di karenakan kondisi cuaca buruk,  korbanpun  hilang tenggelam ke dasar laut  di sekitar Pulau Asau perbatasan Desa Penganak dan Desa Kelabat.

"Dia (korban) tidak sendirin saat kejadian, ada sekitar delapan orang. Dia yang terakhir. Pas ditengah-tengan batu korban dihantam ombak dua kali terus masuk kekolong," kata Yakub, saksi mata saat kejadian.

Korban, kata Yakub, sempat berenang menyelamatkan diri, namun nahas ombak yang besar membuatnya tenggelam.

"Dia mencoba berenang mau kembali kedarat, tapi dihamtam ombak lagi. Namun entah kenapa mungkin kehabisan napas dia langasung tenggelam dan hilang," tuturnya.

Sementara itu, tim Basarnas bersama unsur TNI/ Polri juga dibantu penyelam tradisional dari masyarakat setempat, terus melakukan pencarian, namun hingga Rabu sore belum membuahkan hasil.

"Kendala terbesar saat penyelaman cuaca, dimana jarak pandang saat penyelaman zero (nol), sementara diarea korban tenggelam terdapat batu-batu yang besar dan tajam," tukas Kuniaji, petugas Basarnas Pangkalpinang.

 

Reporter : Tim wowbabel.com

Editor : Muri Setiawan



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL