Tok...Tok...Ahmad Dhani Divonis 1,5 Tahun Penjara

Tim_Wow    •    Senin, 28 Januari 2019 | 17:03 WIB
Nasional
Ahmad Dhani.(net)
Ahmad Dhani.(net)

JAKARTA, www.wowbabel.com -- Pengandilan Negeri (PN) Jakarta Selatan memvonis musisi Dhani Ahmad Prasetyo alias Ahmad Dhani dengan hukuman 1,5 tahun penjara, Senin (28/1/2019) siang.

Hakim ketua Ratmolo menyatakan Ahmad Dhani bersalah lantarna melakukan ujaran kebencian via cuitan akun Twitter.

"Menyatakan terdakwa Dhani Ahmad Prasetyo alias Ahmad Dhani terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana," ujar hakim ketua Ratmoho membacakan amar putusan dalam sidang tersebut.

Adapun tiga cuitan akun Twitter Ahmad Dhani yang terbukti bersalah melakukan ujaran kebencian yakni  akun Twitter Ahmad Dhani, @AHMADDHANIPRAST. Cuitan ini diunggah admin Twitter Ahmad Dhani, Bimo.

"Perbuatan menyebar informasi oleh saksi Bimo atas suruhan terdakwa," tegas hakim Ratmoho.

Cuitan pertama berbunyi 'Yang menistakan agama si Ahok...yang diadili KH Ma'ruf Amin.' Cuitan kedua berbunyi 'Siapa saja dukung penista agama adalah bajingan yang perlu diludahi mukanya - ADP.' Cuitan ketiga berbunyi 'Kalimat sila pertama KETUHANAN YME, PENISTA Agama jadi Gubernur...kalian WARAS??? - ADP.'

Pengacara Ahmad Dhani, Habiburokhman, mengaku kecewa dengan putusan hakim

"Ya kita sangat prihatin putusannya sangat mengecewakan," kata Habiburokhman kepada wartawan.

Bagi Habiburokhman cuitan Ahmad Dhani tak memenuhi unsur pidana, lantaran cuitan itu bukan diposting langsung oleh Dhani. 

"Padahal fakta-fakta persidangan menguatkan Ahmad Dhani seperti adanya kesaksian bahwa bukan beliau yang sebenarnya mentweet dan ada juga keterangan ahli yang menyatakan tweet tersebut tidak memenuhi unsur pidana," ungkap Habiburokhman.

Sebelumnya jaksa penuntut umum (JPU) menuntut Ahmad Dhani dengan tuntutan dua tahun penjara. Majelis hakim memutuskan Ahmad Dhani terbukti melakukan tindak pidana yang diatur ancaman hukuman pidana pada Pasal 45A ayat 2 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik juncto Pasal 28 ayat 2 Undang-Undang ITE juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).(*)



MEDSOS WOWBABEL