Melati Erzaldi Berpesan PKK Kabupaten/Kota Jaga Kekompakan

ADVERTORIAL    •    Rabu, 06 Februari 2019 | 15:40 WIB
Lokal
Foto bersama Ketua TP PKK kabupaten/Kota dan Ketua TP PKK Provinsi. (Derika/Pemkab bangka)
Foto bersama Ketua TP PKK kabupaten/Kota dan Ketua TP PKK Provinsi. (Derika/Pemkab bangka)

SUNGAILIAT, www.wowbabel.com - Ketua Tim Penggerak PKK provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Hj. Melati Erzaldi mengapresiasi TP PKK kabupaten/kota yang mampu melaksanakan sejumlah agenda yang terbilang sangat padat. Hal ini disampaikan Melati dalam sambutannya pada Rapat Konsultasi (Rakon) Tim PKK se provinsi Babel di Sungailiat, Rabu (6/2/2019).

"Saya apresiasi kepada PKK Kabupaten/Kota, walaupun dalam waktu yang sempit dan terburu-buru dikarenakan jadwal dari Pusat dipercepat, tetap bisa mengikuti lomba-lomba rangkaian Hari Kesatuan Gerak PKK Tahun 2019," ungkap Melati mengawali sambutannya.

Melati mengatakan, untuk keseragaman TP PKK di Babel, dirinya berencana akan mengadakan seragam khas PKK yang akan dikenakan pada saat kegiatan di Pusat dan tingkat Provinsi.

"Seragam nasional masih belum sesuai aturan, contohnya pada saat hari puncak HKG PKK, masih ada yang memakai Batik PKK saja dengan rok hitam atau rok hijaunya, padahal harus lengkap. Dan masih ada yang memakai jilbab warna hitam pada saat memakai Batik PKK," lanjutnya.

Dirinya meminta agar secara bersama-sama, TP PKK kabupaten kota melakukan kunjungan bersama Provinsi ke daerah pemenang lomba-lomba HKG tingkat Nasional agar bisa sama-sama belajar. Selain itu, Melati berharap agar Ketua PKK tingkat Kecamatan segera dilantik dimana Keputusan pengangkatannya oleh Ketua PKK Kabupaten/Kota bukan oleh Camat.

"HKG PKK tahun 2019 akan diadakan di Sumbar tanggal 24-27 Juli, diharapkan PKK Kabupaten/Kota ikut serta mengisi bazar UP2K yang akan diikuti oleh PKK Provinsi," pesannya.

Hasil sosialisasi dan Rapat Konsultasi kali ini, kata Melati, agar disosialisasikan ke anggota lain dan kecamatan sampai tingkat desa dan kelurahan, karena dari evaluasi penilaian kemarin masih banyak anggota dan kader desa/kelurahan yang blm tau hal-hal yang berkenaan dengan program PKK yang sudah pernah disosialisasikan, salah satu contohnya tentang pengisian papan data dan administrasi PKK.

"Masih hasil evaluasi penilaian kemarin, masih ada beberapa peserta lomba yang tidak menyiapkan administrasi PKK sebagai pelengkap untuk penilaian lomba, salah satu contoh, lomba Hatinya PKK, lapangan bagus tetapi tidak ada administrasinya," tandasnya.

Berdasarkan masukan dari PKK Kabupaten/Kota, Melati berjanji akan mngundang khusus Ketua PKK kabupaten/kota beserta Bupati/Walikota untuk melakukan advokasi sekaligus mmemberikan informasi tentang pentingnya kegiatan PKK yang harus diprioritaskan.

"Siapapun yang sudah bergabung menjadi anggota PKK wjib hafal 10 program pokok beserta klasifikasi per Pokja,  mempunyai pengetahuan yang lebih tentang PKK, wajib hafal lagu Mars PKK & Mars HKG PKK," sebut Melati.

"PKK adalah volunter, utamakan niat umtuk ikhlas bekerja dan hindari ego sektoral, bekerjasama dalam tim dan selalu musyawarah mufakat dalam setiap permasalahan. Masing-masing PKK kabupaten/kota harus menguatkan solidaritas internal tim. Kabupaten/Kota wajib mlaksanakan rakor per bulan yang dihadiri oleh PKK Kecamatan unttk melihat progres kegiatan di kecamatan," tutupnya. (Derika/ Pemkab Bangka)

Halaman