DPRD Basel Buat Payung Hukum Asuransi Petani dan Nelayan

Tim_Wow    •    Rabu, 13 Februari 2019 | 15:17 WIB
Lokal
Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah ( Bapem Perda) DPRD Basel, Samsir Patholmuin. (ist)
Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah ( Bapem Perda) DPRD Basel, Samsir Patholmuin. (ist)

TOBOALI, www.wowbabel.com - Badan Pembentukan Peraturan Daerah Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangka Selatan (Basel)  Provinsi Bangka Belitung (Babel), akan membut peraturan daerah (Perda) tentang Pemberdayaan Petani, Nelayan dan Pembudiyaan Ikan .

Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah ( Bapem Perda) DPRD Basel, Samsir Patholmuin mengatakan, peraturan daerah yang merupakan inisiasi Bapem Perda melalui Komisi 2 DPRD Basel tersebut masih dalam rancangan peraturan daerah.

Ia menuturkan, perda pemberdayaan petani, nelayan dan pembudiyaan ikan  guna menjamin para petani dan nelayan serta pembudidaya ikan di Kabupaten setempat melalui program asuransi.

"Program ini sebagian sudah ada yang jalan, perda ini untuk melengkapi regulasi hukumnya sebagai dasar pelaksanaannya ke depan dan direncanakan ada sharing anggaran untuk memback up asuransi yang sekarang sudah ada dari Dinas Pertanian Provinsi,"  kata Samsir, Rabu (13/02/2019).

Ia menyampaikan, rancangan peraturan daerah tersebut merupakan upaya dari DPRD  untuk menjamin keberlangsungan produksi pertanian, produksi ikan dan produksi perkebunan dengan memberikan perlindungan terhadap hasil produksi pertanian, perikanan dan perkebunan.

"Sekaligus untuk asuransi perkebunan, khususnya lada yang rentan gagal panen. Dengan tujuan utama menjamin produksi nelayan, petani dan pembudidaya ikan dari sisi pemasaran hasilnya dan keberlangsungan produksinya," terang Samsir.

Pemerintah daerah diharapkan memfasilitasi masyarakat petani dan nelayan berupa penyediaan sarana dan prasarana pertanian dan nelayan. Menjamin kepastian usaha dan mengatur tata niaganya termasuk mengurangi resiko rugi dengan memberikan asuransi gagal panen.

"Dan peralatan antisipasi pergantian musim yang akan mengakibatkan gagal panen," tuturnya.

Bapem Perda DPRD Basel menargetkan raperda tersebut akan selesai dalam waktu 2 bulan ke depan. Bapem Perda akan berkonsultasi ke Kementerian Pertanian, Perikanan, Kementerian Perdagangan dan Kementerian Dalam Negeri.

"Jika tidak ada permasalahan dan dari hasil konsultasi diperbolehkan maka paling lama dua bulan selesai dengan konsultasi ke Kementerian Pertanian  Perikanan, Kementerian Perdagangan, dan Kementerian Dalam Negeri. Dan satu kali kunjungan kerja ke daerah yg sudah menerapkan perda itu," tukasnya. (as/wowbabel)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL