Konsep Pembangunan Basel Berbasis Kawasan

Tim_Wow    •    Jumat, 15 Februari 2019 | 21:55 WIB
Lokal
Pertemuan Forum Konsultasi Publim Rencana Kerja Pembangunan Daerah Pemkab Bangka Selatan. (As/wowbabel)
Pertemuan Forum Konsultasi Publim Rencana Kerja Pembangunan Daerah Pemkab Bangka Selatan. (As/wowbabel)

TOBOALI, www.wowbabel.com -  Pembangunan berdimensi wilayah atau berbasis kawasan telah berkembang dan diterapkan di Indonesia. Di Kabupaten Bangka Selatan (Basel) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), juga menerapkan konsep yang sama, pembangunan berbasis kawasan guna mempercepat pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di daerah setempat. 

Hal itu sebagaimana disampaikan Justiar Noer, Bupati Bangka Selatan dalam pertemuan Forum Komunikasi Publik (FKP) dalam rangka rencana kerja pembangunan daerah (RKPD), Jum'at (14/2/2019), bertempat di Balai Daerah Pemkab Basel. 

Menurut Justiar, untuk menguatkan struktur ekonomi daerah  perlu dilakukan langkah-langkah strategis yang memiliki dampak yang cukup besar terhadap peningkatan pertumbuhan ekonomi melalui kawasan strategis dengan menerapkan konsep pembangunan wilayah berbasis karakter sumber daya. 

"Adapun upaya yang akan dilaksanakan yaitu melalui pengembangan kawasan industri, kawasan  agropolitan, kawasan minapolitan, kawasan parawisata, kawasan perkotaan dan kota terpadu mandiri," ujarnya. 

Sadai, Kecamatan Tukak Sadai, menjadi wilayah pengembangan  Kawasan industri. Sadai menjadi kawasan industri  karena dinilai sangat potensial untuk dikembangkan menjadi kawasan industri. Sadai memiliki karakter sumber daya dengan ruang  luas, serta terdapat pelabuhan.

"Sementara dalam rangka percepatan pembangunan kawasan dan mendorong pertumbuhan ekonomi, menekan angka kemiskinan dan pengangguran, akan dilaksanakan agenda prioritas," tuturnya. 

Justiar  menyampaikan, adapun agenda prioritas melalui beberapa bidang, yaitu  bidang kesejahteraan, bidang ekonomi, infrastruktur dan lingkungan hidup, dan bidang pemerintahan. 

Dalam kesempatan itu, Justiar juga menyampaikan beberapa agenda prioritas yang telah dilaksanakan sampai tahun 2018, sesuai yang tertuang didalam agenda prioritas rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD)  tahun 2016-2021. 

Adapun agenda prioritas yang telah terlaksana seperti pengembangan RSUD Junjung Besaoh dan pembangunan RS Pratama Payung, publik service centre sistem penanggulangan gawat darurat terpadu, program Basel goes to campus, program akte sehari, menuju Basel sehat 2021, program green traditional market, 1 kecamatan 1 pujasera, pembangunan lada technopark, peningkatan ruas jalan lintas timur, program Basel smart government, dan fasilitas beasiswa aparatur pasca sarjana. 

"Dan masih banyak lagi agenda- agenda prioritas yang telah dilaksanakan maupun yang on progress. Sedangkan agenda prioritas lainnya masih dalam implementasi pelaksanaan sesuai dengan skala prioritas serta target pembangunan jangan menengah daerah," tukasnya. (As/wowbabel)



MEDSOS WOWBABEL