Petani Desa Tanjung Labu Sukses Panen Tiga Kali Setahun

Tim_Wow    •    Senin, 18 Februari 2019 | 13:52 WIB
Lokal
Petani Desa Tanjung Labu, Lepar Pongok memanen padi di sawah yang dicetak pada tahun 2017 lalu.(ist)
Petani Desa Tanjung Labu, Lepar Pongok memanen padi di sawah yang dicetak pada tahun 2017 lalu.(ist)

LEPARPONGOK,www.wowbabel.com -- Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan terus berupaya mewujudkan swasembada beras dengan meningkatkan jumlah produksi. Di Desa Tanjung Labu, Kecamatan Lepar Pongok, petani setempat sukses  panen sebanyak tiga kali dalam setahun.

Camat Lepar Pongok, Dodi Kusumah mengatakan, areal persawahan Desa Tanjung Labu merupakan program cetak sawah pada tahun 2017 dengan luasan 80 hektare.

"Sawah ini baru mulai ditanam tahun kemarin (2018--red) karena baru dicetak pada  Tahun 2017, alhamdulillah masyarakat sangat antusias sekali dan sukses panen tiga kali," ujar Dodi Kusumah, Senin (18/2/2019).

Dodi menuturkan, jumlah produksi terbilang sudah cukup maksimal, dimana rata-rata produksi sebesar 4 ton per hektare.

Menurut Dodi, saluran irigasi sawah Tanjung Labu terbilang belum maksimal. Kendati demikian, masyarakat setempat tidak patah semangat akan kondisi infrastruktur yang masih minim sehingga sukses panen sebanyak tiga kali dalam setahun.

"Kalau saluran irigasi sebetulnya belum terlalu maksimal, tapi dengan  tingginya motivasi masyrakat sehingga infrastruktur bukan jadi kendala utama," tuturnya.

Namun, Dodi berharap kedepan ada penambahan infrastruktur serta sarana  produksi pertanian. Saat ini masyarakat sangat mengharapkan penambahan mesin perontok dan hand traktor.

"Saat ini baru ada bantuan hand traktor dua unit. Sementara mesin prontok baru ada dua unit itu juga milik pribadi masyarakat. Kedepan kita harap ada penambahan alsintan karena sangat dibutuhkan agar lebih memudahkan petani. Dan paling penting juga peningkatan sumber daya manusia  penyuluhan dan pelatihan pengolaan semakin digalakan pemerintah, karena  tanpa pengelolaan yang benar  tentu  tidak maksimal," harapnya.

Dodi menambahkan, areal persawahan Desa Tanjung Labu masih potensial dikembangkan mengingat sumber daya alam setempat sangat mendukung untuk dikembangkan areal persawahan.

"Sumber air sangat mendukung, terbukti meskipun irigasi belum maksimal dan ketika musim kemarau petani masih bisa menanam, dan harapan masyarakat dan pemerintah desa setempat kedepan ada penambahan cetak sawah," tukasnya.(red/*)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL