Produksi Tambang Laut Merosot, Penjualan Timah 5.210 Ton

Tim_Wow    •    Kamis, 21 Februari 2019 | 17:09 WIB
Ekonomi
Penambangan laut yang dilakukan PT  Timah Tbk.(ist)
Penambangan laut yang dilakukan PT Timah Tbk.(ist)

JAKARTA, www.wowbabel.com -- PT Timah Tbk memproyeksikan produksi bijih timah pada kuartal I/2019  dua kali lipat dari target yang dipasang pada 2019 setelah peningkatan yang terjadi pada awal tahun ini.  Tercatat produksi dan penjualan logam oleh perushaan BUMN tambang pada Januari 2019 mencapai 5.210 metrik ton (mt) . Realisasi itu melebihi 200% target yang ditetapkan emiten berkode saham TINS tersebut. Secara keseluruhan, TINS menargetkan total produksi bijih timah dapat mencapai 38.000 ton Sn pada 2019.

“Pada Januari 2019, total produksi bijih timah mencapai 6.660 ton Sn atau sekitar 260% dari target yang ditetapkan,” ujar Direktur Keuangan Timah Emil Ermindra kepada Bisnis.com, pekan lalu.

Emil menjelaskan bahwa secara siklus usaha pertambangan timah yang bersumber dari laut akan mengalami penurunan pada musim hujan atau periode kuartal I. Kondisi itu disebabkan kapal isap produksi (KIP) didesain sebagi pantik berjalan penambangan dan pengolahan bijih timah akan berbahaya bila dipaksakan menghadapi cuaca ombak besar serta badai.

Dengan demikian, biasanya para mitra tambang laut menggunakan waktu kuartal I tersebut untuk pemeliharaan kapal. Sejalan dengan siklus yang ada, Emil menyebut target produksi rerata sebanyak 2.600 ton stannum (Sn) bijih timah per bulan dalam rencana kerja dan anggaran perusahaan (RKAP). Adapun, penjualan ekspor logam diproyeksikan 2.550 metrik ton (mt).

Akan tetapi, dia mengungkapkan terjadi lonjakkan produksi perseroan pada Januari 2019. Hal tersebut sejalan dengan program penertiban penambangan ilegal oleh pemerintah dan larangan smelter swasta melakukan ekspor.

Produksi tersebut berasal dari tambang darat Bangka 4.800 ton Sn, unit tambang Laut Bangka 200 ton Sn, unit Tambang Belitung 1.060 ton Sn, dan 600 ton Sn dari unit tambang Kepulauan Riau.  (*)

Halaman