Diguyur Hujan Lebat, Tiga Daerah Ini Terendam Banjir

Tim_Wow    •    Kamis, 28 Februari 2019 | 17:34 WIB
Lokal
Tim BPBD Bangka Belitung sedang mengevakuasi barang-barang milik warga Desa Kayu Besi yang terendam banjir.(foto:fb bpbd provinsi babel)
Tim BPBD Bangka Belitung sedang mengevakuasi barang-barang milik warga Desa Kayu Besi yang terendam banjir.(foto:fb bpbd provinsi babel)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com -- Musibah banjir kembali melanda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Sejumlah daerah di Pulau Bangka terdampak musibah tersebut tepatnya di Kabupaten Bangka, Bangka Barat dan Kota Pangkalpinang.

Di Bangka Barat, banjir terjadi Rabu (27/2) malam dan sedikitnya merendam tiga desa di Kecamatan Parit Tiga, yakni Desa Air Gantang, Desa Puput dan Desa Sekar Biru.

"Ada puluhan kepala keluarga yang rumahnya dimasuki air. Terpaksa mengungsi sampai air surut," kata Wawan, warga Desa Air Gantang.

Beruntung air di desa ini sudah surut sejak Kamis (28/2/2019) pagi tadi, seiring meredanya itensitas hujan. Warga pun sudah berakfitas seperti biasa di rumah masing-masing.

Baca juga: Warga dan Wali Murid Evakuasi Barang Milik Sekolah

Di Kota Pangkalpinang, Kamis (28/2/2019) siang banjir juga merendam beberapa kawasan seperti di Kelurahan Parit Lalang, Kampung Bintang dan sekitarnya, meskipun belum begitu parah. Hingga kini hujan deras masih melanda kawasan Pangkalpinang dan sekitarnya.

Sementara di Kabupaten Bangka, banjir mulai mengepung rumah warga sejak Kamis (28/2/2019) pagi tadi dan hingga sore ini, air masih menggenangi puluhan rumah warga di Desa Kayu Besi, Kecamatan Puding Besar dan Desa Desa Deniang Kecamatan  Riau Silip.

"Ada 150 kepala keluarga yang terdampak banjir di Desa Kayu Besi, sebagian mengungsi dan ada yang masih bertahan di rumah mereka," kata Kepala BPBD Bangka Belitung, Mikron Antariksa, Kamis (28/2/2019).

Mikron menambahkan saat ini para korban sudah diungsikan ke beberapa titik pengungsian. Sedangkan untuk kerusakan dan kerugian akibat banjir masih belum bisa terdeteksi, pihak BPBD masih melakukan pendataan.

“Sudah ada personil yang kami turunkan dari BPBD tujuh orang, Tagana Bangka lima orang, Laskar Sekaban enam orang, satu unit truk, satu unit mobil komando, dua unit perahu poli bin,” ungkap Mikron.

 “Dari Dinas Sosial saat ini sudah memberi bantuan berupa makanan dan minuman seperti indomie, air minum mineral dan lain sebagainya.  Untuk BPBD masih kami data berapa banyak bantuan yang harus kami keluarkan,” tukas Mikron.(*)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL