Molen: Jadi PNS Mau Kaya, Tidak Mungkin

Walikota Pangkalpinang Maulan Akilil berfoto bersama Kepala BKN RI Bima Haria Wibisana setelah melantika 267 CPNS di lingkungan Pemkot Pangkalpinang.(hen/wb)
Walikota Pangkalpinang Maulan Akilil berfoto bersama Kepala BKN RI Bima Haria Wibisana setelah melantika 267 CPNS di lingkungan Pemkot Pangkalpinang.(hen/wb)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com – Kepala Badan Kepegawaian Nasional (BKN) RI, Bima Haria Wibisana melantik langsung 267 CPNS Pemkota Pangkalpinang, Kamis (28/2/2019).

Selain melantik 267 CPNS dan menyerahkan SK PNS, Kepala BKN RI juga menandatangani perjanjian pinjam pakai gedung untuk UPT BKN Bangka Belitung  dengan Pemkot Pangkalpinang.

Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil alias Molen mengatakan hari ini merupakan kebahagiaan dan kebanggaan tersendiri bagi para CPNS lantaran dilantik langsung oleh Kepala BKN RI.

Molen mengingatkan jangan pernah berpikir ingin menjadi kaya dengan menjadi PNS, itu pemikiran yang salah karena paradigma yang baru sudah berubah.

"PNS harus melayani bukan dilayani, jadi jika menjadi PNS mau kaya itu tidak mungkin," imbuh Molen.

Sementara Kepala BKN RI, Bima Haria Wibisana mengatakan mengenai pengoperasian UPT nantinya akan dilakukan secara bertahap.

"Kita akan rehab dulu, kalau sudah direhab kita akan pasang komputer. Mudah-mudahan akhir bulan depan sudah bisa beroperasi. Jadi, jika adanya tes CPNS atau tes P3K, bisa menggunakan fasilitas itu,” ungkpa Bima.

Sementara untuk PNS yang sering bolos kerja, Bima Haria menegaskan, hal tersebut sudah tertulis dengan PP53 mengenai hukuman disiplin PNS, jadi semua sudah diatur di sana.

"Kalau dia tidak masuk enam hari tentunya harus ada teguran, jika 12 hari harus ada peringatan. Jika sampai tidak masuk hingga 45 hari akan diberhentikan, tidak atas permintaan sendiri hal itu sudah diatur sesuai dengan aturan. Dan wewenangnya penjabat dari pembina kepegawaian. Misalnya di Pemkot, ya Walikotanya yang punya wewenang," tegas Biman.(hen/wb)



MEDSOS WOWBABEL