Harga Timah di BKDI Tembus 21.765 USD/Ton

Tim_Wow    •    Sabtu, 02 Maret 2019 | 17:22 WIB
Ekonomi
Gedung ICDX.(net)
Gedung ICDX.(net)

JAKARTA,www.wowbabel.com -- Saat ini permintaan Eropa terhadap timah batangan tetap tinggi meskipun pasar mengindikasi terdapat kemungkinan tertekannya pasokan global timah. Berdasarkan data Bloomberg, pada penutupan perdagangan Rabu (27/2/2019), harga timah di bursa London Metal Exchange ditutup melemah 0,37% menjadi US$21.530 per ton.

Sementara itu, harga timah untuk kontrak TINPB300 di BKDI pada penutupan perdagangan menguat 265 poin menjadi US$21.765 per ton.

Tertekannya pasokan global timah akibat penundaan ekspor Indonesia, pemberhentian sementara tambang Yinman di China, dan produksi biji timah yang melemah di Myanmar. Oleh karena itu, Amerika Serikat khawatir akan terjadi kenaikan harga timah sementara pelaku pasar timah terus melaporkan permintaan yang stabil di seluruh Eropa.

Apalagi, Ekonom Australia dan New Zealand Bank Group Jack Chambers mengatakan bahwa pernyataan dovish dari Ketua The Fed Jerome Powell akan membawa hampir semua logam dasar untuk naik.

Sebagai informasi, Tambang Yinman di China telah diberhentikan sementara operasionalnya oleh Emergency Management Agency akibat kecelakaan yang terjadi pada akhir pekan lalu. Walaupun demikian, pasar belum merasakan efek hilir dari suspensi penghasil timah utama, Yinman.

Di sisi lain, di negara penghasil timah terbesar kedua di dunia, Bursa Komoditas dan Derivatif Indonesia (BKDI) akan meluncurkan kontrak fisik timah baru untuk memulihkan perdagangan ek



1   2