Ratusan Warga Pait Jaya Gelar Aksi Damai di Washray Unmet Muntok

Jurnalis_Warga    •    Selasa, 05 Maret 2019 | 12:45 WIB
Lokal
Ratusan warga Dusun Pait Jaya Desa Belo Laut Kecamatan Muntok, menggelar aksi demo di Unit Meteorologi (Unmet) PT Timah Tbk Muntok, Selasa (5/3/2019) pagi.(rul/wb)
Ratusan warga Dusun Pait Jaya Desa Belo Laut Kecamatan Muntok, menggelar aksi demo di Unit Meteorologi (Unmet) PT Timah Tbk Muntok, Selasa (5/3/2019) pagi.(rul/wb)

MUNTOK,www.wowbabel.com -- Ratusan warga Dusun Pait Jaya Desa Belo Laut Kecamatan Muntok, menggelar aksi demo di Washray Unit Meteorologi (Unmet) PT Timah Tbk Muntok, Selasa (5/3/2019) pagi.

Demo yang tersebut digelar tak jauh dari kawasan Washray Peltim Pait Jaya dan berlangsung sekitar dua jam. Massa menuntut agar pejabat Unmet PT Timah Muntok memberikan izin kepada warga Pait Jaya untuk mengelola limbah di kawasan washray. 

Iskanto selaku Koordinator Aksi meminta PT Timah Tbk secepatnya memberikan izin warga Ring 1 Dusun Pait Jaya untuk mengambil dan mengolah limbah timah yang selam ini mereka kelola secara ilegal. Sehingga sering kali warga dikejar dan ditembaki pihak keamanan setempat.

"Jangan menakuti-nakuti sampai membuang-buang peluru," kata Iskanto dalam orasinya.

"Mengejar masyarakat sampai ke kampung, itu sudah di luar wilayah PPBT, kalau ada kejadian masyarakat itu sampai terluka ataupun sampai meninggal dunia sangking takutnya dikejar aparat siapa yang mau bertanggung jawab. Harapannya secepatnya lah disahkan legalitas,” kata Iskanto.

Iskanto mengungkapkan pihaknya telah menyanggupi permintaan dari pihak PT Timah untuk legalitas itu dari mulai sistem pengambilan shift, dan tanda pengenal serta pengajuan ini dilakukan secara jelas dengan mencantumkan KTP dari warga yang akan mengambil dan mengolah limbah.

"Itu KTP sudah ada di Pusmet semua sudah ada di Ka unit tambang darat di Pangkalpinang, udah ada di Ka unit di washpron. Di kepala washpron itu sudah lengkap tanda tangan warga dan KTP warga Pait. Kalau gak salah setoran yang saya rangkum disitu KTP nya warga Pait Jaya itu seratus enam puluh lebih orang," ungkapnya kepada Wowbabel.

Aksi ini ditanggapi dan di mediasi oleh Kepala Keamanan Unmet PT Timah Muntok, Ibnu. Ia mengatakan persoalan ini akan disampaikan ke pejabat terkait, namun saat ini yang bersangkutan sedang tidak ada di tempat.

Ibnu menjanjikan dirinya nanti akan mendampingi perwakilan dari massa aksi untuk beraudensi dengan pejabat PT Timah. Namun untuk sementara ia meminta agar warga berhenti mengambil dan mengolah limbah timah tersebut.

"Sekali lagi tolong tunggu aja sementara, saya kira itu aja. Nanti saya akan upayakan, kalau ka unit datang nanti saya akan nemui dulu,” janji Ibnu.

Salah seorang warga yang ikut dalam aksi ini menegaskan agar segera ada kepastian jangan dan menunggu hingga besok sore, lantaran pekerjaan mengolah limbah timah merupakan mata pencaharian mereka.(rul/wb)

Halaman