Pemerintah Basel Wacanakan Gelar Pertemuan dengan Semua Provider

Tim_Wow    •    Jumat, 08 Maret 2019 | 15:39 WIB
Tekno
ilustrasi
ilustrasi

TOBOALI, www.wowbabel.com - Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan (Basel), Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), berencana akan melakukan pertemuan dengan semua penyedia layanan jaringan telekomunikasi atau provider guna membahas jaringan telekomunikasi di daerah setempat.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Pemkab Basel, Ansori menuturkan, rencana pertemuan dengan semua penyedia layanan provider guna membahas akan ketersedian jaringan telekomunikasi, baik jaringan telpon seluler maupun jaringan data/internet di Wilayah Basel.

"Kita akan melakukan rapat koordinasi dengan seluruh Provider membahas permasalahan jaringan yang masih banyak blank spot area atau belum tersedia jaringan telekomunikasi," ujar Ansori, Jumat (8/4/2019).

Guna menyelesaikan permasalahan ketersedian jaringan di wilayah Basel, Kominfo akan berkoordinasi dengan BAKTI (Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan informatika), yang dulu dikenal dengan nama BP3TI (Balai Penyedia dan Pengelola Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika).

Selain itu, Kominfo akan berkoordinasi dengan ATSI (Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia) sebuah organisasi atau asosiasi para penyelenggara telekomunikasi di Indonesia.

"Serta Asosiasi Pengembang Infrastruktur Menara Telekomunikasi (ASPIMTEL)  sebuah Asosiasi yang mewadahi perusahaan yang bergerak dalam bidang pengembang infrastruktur dan menara telekomunikasi," jelasnya.

Ia mengatakan, saat ini masyarakat Basel belum semuanya dapat mengakses jaringan baik jaringan telfon seluler maupun data/internet. Di kecamatan Toboali sendiri yang merupakan Ibukota Bangka Selatan, dikatakan Ansori, masih banyak blank spot area.

"Masih cukup banyak blank spot, untuk Toboali saja seperti di Desa Rindik dan Kepoh belum bagus, dan jalur dua menuju Pemkab saja masih ada blank spot," ungkap Ansori.

Lanjut Ansori, daerah seperti kecamatan dan Desa yang ada di Kabupaten Basel,  juga masih banyak area yang belum tercover jaringan, baik jaringan yang belum maksimal maupun blank spot area.

"Kecamatan Pulau Besar khususnya di  Desa Suka Jaya dan Sumber Jaya Permai, dan Kecamatan Payung juga belum bagus seperti Desa Sengir masih jaringan E belum 4G. Apalagi di Kecamatan Lepar Pongok dan kecamatan Kepulauan Pongok," terangnya.

Untuk itu, pemerintah Kabupaten Basel melalui Kepala Dinas Kominfo Ansori yang belum lama ini menjabat kepala Dinas tersebut, akan melakukan rapat koordinasi dengan penyedia layanan telekomunikasi atau provider, agar permasalahan jaringan dapat segera teratasi.

"Kita coba mengajukan surat ke provider agar dapat segera menjangkau daerah daerah di Basel yang belum terjangkau jaringan telekomunikasi, upaya tersebut guna menjadikan basel menjadi zero blank spot. Agar smart governance dapat terlaksana, dan mohon dukungan semua stake holder," tukasnya. (As/wowbabel)



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE