Harga Tiket Pesawat Mahal, Ini Tanggapan Ketum BPD HIPMI Babel

Tim_Wow    •    Sabtu, 09 Maret 2019 | 13:41 WIB
Nasional
Ketua Umum BPD Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bangka Belitung, Raden Indra Sandy.(ist)
Ketua Umum BPD Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bangka Belitung, Raden Indra Sandy.(ist)

BUMN kan tugasnya bukan hanya profit tapi harus mengambil peran menjaga stabilitas juga sebagai lokomotif ekonomi Bangsa

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com -- Ketua Umum BPD Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bangka Belitung, R Indra Sandy menyoroti mulai mahalnya tarif penerbangan akhir-akhir ini. Lantaran hal tersebut akan berdampak negatif terhadap perekonomian.

Menurut Sandy hal ini harus menjadi perhatian, khususnya oleh pihak terkait, terutama regulator dan pihak maskapai serta pihak lainnya.

“Kita semua sangat peduli dengan keselamatan tidak ada toleransi untuk keamanan dan keselamatan transportasi apapun dalam hal ini khususnya penerbangan. Namun melihat dari perbandingan peningkatan Harga tiket pesawat rute domestik dan internasional saat ini cukup mengherankan,” ungkap Sandy kepada wowbabel.com, Sabtu (9/3/2019).

Sandy mencontohkan, menggunakan maskapai non budget ke Hong Kong dan Bangka dalam waktu-waktu tertentu bisa hanya berbeda sekitar Rp 200 ribu. Dan menggunakan yang tergolong maskapai budget ke Bangka lebih mahal sekitar Rp 150 ribu dari dan ke Singapura.

“Dimana kedua maskapai budget maupun non budget milik luar negeri ini sangat tidak mentoleransi unsur keselamatan penumpang. Saya yakin ada hal-hal yang harus dicermati di sini dan ini sangat merugikan masyarakat dan Indonesia,” kata Sandy.

Mahalnya tarif penerbangan, menurut Sandy, tidak h



1   2      3      4