Pentingnya Manajemen Pasar untuk Tingkatkan Perekonomian Daerah

Bupati Beltim menghadiri acara peresmian pasar dan pemberian penghargaan pasar rakyat yang dihadiri dan diresmikan oleh Presiden Jokowi di Banten. (lulu/ diskominfo beltim)
Bupati Beltim menghadiri acara peresmian pasar dan pemberian penghargaan pasar rakyat yang dihadiri dan diresmikan oleh Presiden Jokowi di Banten. (lulu/ diskominfo beltim)

BANTEN, www.wowbabel.com - Meningkatkan perdagangan dalam kelancaran perekonomian daerah adalah suatu tantangan dan menjadi daya saing di tingkat global. Kemendag RI menggelar acara peresmian pasar dan pemberian penghargaan pasar rakyat yang dihadiri dan diresmikan oleh Presiden Jokowi, Selasa (12/3/2019).

 

"Peresmian pasar dan pemberian penghargaan pasar rakyat bertujuan meningkatkan motivasi instansi pembina, pengelola dan pedagang untuk saling bersinergi mewujudkan eksistensi pasar yang aman, bersih, nyaman dan berkeadilan, selain itu juga bersinergi dalam memberikan kontribusi terhadap peningkatan perekonomian," ujar Mendag Enggartiasto Lukita.

Enggartiasto menerangkan bahwa kriteria penilaian pasar revitalisasi terbaik yaitu merupakan pasar yang dibangun melalui program revitalisasi pasar rakyat dan jangka waktu pembangunan fisik sesuai dengan tenggang waktu yang ditetapkan.

Kriteria lainnya yaitu penyampaian laporan perkembangan pembangunan tepat waktu, persentase penyerapan realisasi keuangan tertinggi pembangunan sesuai prototipe, serta pasar telah termanfaatkan dengan baik dan dapat memberikan kontribusi terhadap perekonomian di daerahnya.

Sementara, Bupati Belitung Timur (Beltim) Yuslih Ihza mengungkapkan pentingnya membangun pasar untuk pembangunan di daerah.

"Pentingnya untuk membangun dan mengelola pasar di daerah karena pasar merupakan urat nadi pertumbuhan dan perkembangan suatu daerah", ujar Yuslih usai menghadiri acara peresmian Pasar Rakyat di Indonesia Convention Exhibition BSD Jl. BSD Grand Boulevard No. 1 Tangerang, Banten

Yuslih menjelaskan bahwa pasar daerah yang telah dibangun akan terus dikelola dengan baik, memberikan pemenuhan kebutuhan dan kenyamanan pada masyarakat. Belum mendapatkan penghargaan pasar rakyat pada tahun ini, bukan berarti daerah lengah.

"Dimana pada tahun sebelumnya kita sudah mendapatkan penghargaan pasar tertib ukur untuk kecamatan Gantung dan Kecamatan Kelapa Kampit dan tahun ini kita mengusulkan pasar Manggar sebagai Pasar Tertib Ukur," ungkapnya.

Yuslih berharap ke depannya pasar-pasar yang telah ada di Beltim harus benar-benar dijaga kebersihannya, dipelihara bangunannya dan dikelola dengan baik retribusinya, sehingga masyarakat merasakan manfaatnya dan roda perekonomian daerah meningkat.

Acara dilanjutkan dengan rakornas investasi 2019 dengan mengusung tema "Meningkatkan Perdagangan Bernilai Tambah dan Berdaya Saing". Target kinerja sektor perdagangan tahun 2019 yaitu menjaga tingkat inflasi pada angka 3,5 persen, meningkatkan pertumbuhan ekspor non migas 7,5 persen dan merevitalisasi 1.037 pasar rakyat. Raker Kemendag 2019 membahas berbagai upaya yang telah dijalankan selama ini untuk mewujudkan peningkatan nilai tambah dan daya saing perdagangan Indonesia, yaitu dengan optimalisasi distribusi perdagangan, optimalisasi peran ekonomi digital dan pengembangan perdagangan luar negeri terpadu. (lulu/ diskominfo beltim)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL