Samsir: Tugas Dewan Tidak Hanya Inisiasi Perda

Tim_Wow    •    Selasa, 12 Maret 2019 | 22:16 WIB
Lokal
Ketua DPRD Bangka Barat, Samsir.(ist)
Ketua DPRD Bangka Barat, Samsir.(ist)

MUNTOK,www.wowbabel.com -- Selama Tahun 2018 DPRD Bangka Barat telah mengesahkan dan menyetujui 13 peraturan daerah (perda) dan dua perda dikembalikan ke eksekutif. Namun dari jumlah belasan perda tersebut tidak satupun hasil inisiasi DPRD Bangka Barat.

Menurut Ketua DPRD Bangka Barat, Samsir, tugas dewan tidak hanya inisiasi perda saja, mengingat pemerintah pusat pernah menyampaikan bahwa perda itu tidak perlu terlalu banyak lantaran banyak perda dipusat dicabut dan dievaluasi.

"Seakan-akan bahwa kinerja dewan itu diukur dengan perda inisiasi, kan tidak, dewankan banyak tugasnya itu, termasuk juga mengadakan kunjungan kerja baik itu komisi. Kemudian kunjungan badan, kemudian bimtek, kemudian juga studi banding, itukan diatur sesuai dengan konstitusi" terang Samsir kepada wartawan, Senin (11/3/2019).

Samsir juga menerangkan pembentukan perda itu bisa dilakukan dari eksekutif ataupun legislatif tidak mesti legislatif harus menginisiasikan juga.

"Karena pada saat eksekutif menyampaikan pada dewan, yang membahas, yang mengkaji itu adalah dewan itu sendiri, kalau tidak dikaji ke dewan tidak sah karena aturannya seperti itu,” tutur Samsir.

Dikatakan Samsir mengkaji adalah salah satu bentuk bekerja jadi jangan menilai dewan tidak Bekerja hanya karena tidak ada inisiasi. Tidak ada ketentuan jumlah produk perda yang harus dibuat. Pada tahun 2009-2014 ada belasan raperda yang diusulkan dan dibahas.

"Sekarang tahun ini cuma berapa, empat atau berapa cuman" imbuhnya.

Samsir mengakui semakin tahun semakin sedikit lantaran dievaluasi sesuai dengan kebutuhan daerah, jadi tidak perlu inisiasi dewan jika tidak bermanfaat.(rul/wb)

 



MEDSOS WOWBABEL