Kroser Picu Adrenalin di Toboali, Dibuai Sunset Nan Eksotik

Endi    •    Senin, 18 Maret 2019 | 06:56 WIB
Sport
Sunset pantai Nek Aji Toboali, Bangka Selatan. (wowbabel)
Sunset pantai Nek Aji Toboali, Bangka Selatan. (wowbabel)

TOBOALI, www.wowbabrl.com - Puluhan pebalap yang tergabung dalam komunitas motor cross beradu nyali di Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Bangka Belitung.

Ditengah hamparan pasir putih para crosser melaju menaklukan lintasan di Pantai Laut Nek Aji, Toboali.

Medan yang berlumpur dan berkelok, mimicu adrenalin para pebalab, tak jarang mereka jatuh bangun menaklukan medan.

Kegiatan para crosser yang tergabung dalam Komunitas Motor Cross Buyung Basel rutin menggelar kegiatan semacam ini, guna mewadahi pecinta motor cross dalam menyalurkan bakat mereka, sehingga balapan liar dapat dicegah.

"Secara prestasi anak-anak cukup baik seperti pernah ikut Kejurnas dan di sana juga mereka punya prestasi yang sangat luar biasa, namun mereka kurang dibina selama ini, makanya kami selaku senior di Bangka Selatan berinisiatif untuk memajukan dunia otomotif khususnya grasstrack," jelas Busung Basel, disela-sela kegiatan, Minggu (17/3/2019).

Selain untuk mewadahi hobi pemicu adrenalin dengan kuda besi di sirkuit, kegiatan juga bertujuan mencari bibit-bibit berbakat untuk di bina menjadi atlet handal, untuk mengharumkan nama Bangka Belitung dikancah nasional.

"Untuk potensi pembalap di Bangka Selatan itu sangat luar biasa, karena 60% dari pada atlet grasstrack motor Bangka Belitung berasal dari Bangka Selatan," kata Adi Sarvio, Ketua Komisi Motor Cross Grasstrack IMI Bangka Belitung.

Namun bakat yang dimiliki pemuda Bangka Selatan saat ini lebih banyak terpendam, karena kurangnya perhatian pemerintah dan instansi terkiat.

"Bentuk perhatian pemerintah di sini bukan kurang, tapi memang belum ada. Saya kurang paham apa yang ada di benak dari pemikiran pemerintah tidak memperhatikan potensi-potensi yang ada seperti ini," paparnya.

Padahal, lanjut Adi, motorcross sudah masuk dalam kalender Pekan Olahraga Nasional (PON).

"Ini juga bukan hanya sekedar olahraga, tetapi ini adalah olahraga dan pariwisata, artinya disini dapat menjemput instrumen-instrumen wisata dan menjadi suatu pergerakan ekonomi kerakyatan," jelasnya.

Sementara itu, promotor kejuaraan grasstrack dan motor cross Bangka Selatan, Ruben Alpa Robi, mengatakan, untuk mewahadai bakat para pemuda di Bangka Selatan, pihaknya rutin menggelar kejuaraan.

"Kita juga sebagai promotor sering menciptakan wadah-wadah kepada mereka biar hobi mereka tersalurkan, guna mencegah hal negatif seperti lapapan di jalanan yang mengganggu aktivitas masyarakat," ujarnya.

"Kita berinisiatif sendiri membuat wadah bagi mereka biar tertib disiplin dalam menyalurkan hobi atau bakat mereka dengan menggelar beberapa event motor cross di Bangka Selatan," tukasnya. (dag/wowbabel)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL