MUI Pangkalpinang : PUBG Sebaiknya Ditiadakan

PUBG
PUBG

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Pangkalpinang memberikan tanggapan terkait game Player Unknown's Battlegrounds atau PUBG yang saat ini ramai diperbincangkan di berbagai kalangan media sosial.

Wakil Ketua MUI Kota Pangkalpinang, Samsuni Soleh mengingatkan orang tua mengawasi anak-anaknya ketika bermain game, agar generasi muda terutama anak-anak terhindar dari pengaruh negatif teknologi.

"Sebaiknya game itu ada batas usia, jadi sebaiknya ditiadakan, tidak baik untuk perkembangan anak-anak," ujar Soleh ketika di konfirmasi, Kamis (28/3/2019).

Bahkan, ia juga khawatir jika game tersebut (PUBG--red) digunakan anak-anak sebagai alat tempat untuk taruhan.

"Khawatir dijadikan judi. Misalnya, empat lawan empat siapa yang menang. Kalau sudah bicara yang menang kan sudah masuk kembang judi, ini yang pertama," kata Soleh.

Selain itu, menurutnya bentuk bantai membantai atau bunuh-membunuh dalam game tersebut adalah tentang kekerasan gaya baru. 

"Jadi sebaiknya dihapus sajalah, tidak baik untuk pertumbuhan akhlak dan psikologi anak-anak. Saya atas nama MUI Pangkalpinang tidak mengizinkan kalau bentuknya seperti yang saya paparkan ini," harapnya. (Dede/wowbabel)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL