Ustadz Ja’far Shiddiq: Jaga Mulut Selama Pemilu

Firman    •    Kamis, 11 April 2019 | 00:22 WIB
Lokal
Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Bangka Belitung menggelar Istighosah dan Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Panti Asuhan Al Ikhlas Pangkalpinang, Rabu (10/4/2019).(fn/wb)
Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Bangka Belitung menggelar Istighosah dan Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Panti Asuhan Al Ikhlas Pangkalpinang, Rabu (10/4/2019).(fn/wb)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com – Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Bangka Belitung menggelar Istighosah dan Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Panti Asuhan Al Ikhlas Pangkalpinang, Rabu (10/4/2019).

Acara ini dihadiri Direktur LPPOM Babel Nardi Pratomo, HMI, IMM dan Persma BEM se- Bangka Belitung.

Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Hidayatussalikin Pangkalpinang, KH Ahmad Ja'far Shiddiq dalam tausiyahnya memaparkan, istighosah berarti meminta pertolongan kepada Allah SWT. Istighosah dan peringatan Isra Mi’raja bertujuan untuk menyukseskan Pemilu 2019 yang aman, damai, dan sejuk.

"Pada Pemilu nanti, kita harus bisa menjaga mulut, karena mulut kita lebih tajam dari pedang, apapun pilihan kita, jangan sampai kita terpecah belah dan mari kita bersama-sama ciptakan pemilu ini yang aman, damai dan sejuk," pesan KH Ahmad Ja’far Shiddiq.

KH Ahmad Ja’far Shiddiq mengingatkan kepada mahasiswa akan bahaya berita hoax. Apabila menerima sebuah informasi hendaknya ditelaah secara baik supaya tidak terpengaruh terhadap berita hoax.

"Saya berharap mahasiswa jangan sampai golput dan pilihlah sesuai dengan hati nurani pada Pemilu 17 April 2019 mendatang," imbuh KH Ahmad Ja’far Shiddiq.

Sementara itu, Ketua PMII Bangka, Masyadi juga menyampaikan acara ini digelar untuk menjaga kestabilan suhu politik pada pesta demokrasi 17 April 2019 mendatang.

"Kami berharap, kawan-kawan mahasiswa dan masyarakat se-Bangka Belitung, untuk selalu menciptakan situasi yang menyejukkan, khususnya pada 17 April nanti. Melalui kegiatan ini kami juga ingin agar kawan-kawan mahasiswa dan masyarakat Babel bersatu menjaga toleransi umat beragama dengan menolak intimidasi. Oleh sebab itu, kita percayakan semuanya kepada aparatur yang berwenang seperti KPU, Bawaslu, TNI dan jug Polri," tukasnya.(fn/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL