20 Mahasiswa STISIPOL Jadi Relawan Pengawas Pemilu

Dwi H Putra    •    Senin, 15 April 2019 | 23:00 WIB
Lokal
Mahasiswa STISIPOL Pahlawan 12 Sungailiat ketika menemui salah seorang koordinator divisi Bawaslu Bangka. (Dwi HP/ wowbabel)
Mahasiswa STISIPOL Pahlawan 12 Sungailiat ketika menemui salah seorang koordinator divisi Bawaslu Bangka. (Dwi HP/ wowbabel)

SUNGAILIAT, www.wowbabel.com -- Sebanyak 20 orang mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIPOL) Pahlawan 12 Sungailiat Kabupaten Bangka, turun ke lapangan dalam Gerakan Masyarakat Anti Politik Uang pada Pemilu 2019 bekerja sama dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bangka.

Gerakan tersebut bertujuan memberikan sosialisasi anti golput kepada masyarakat serta mengedukasi bahaya politik uang bagi pelaku dan penerimanya.

"Sosialisasi dan pembagian sticker kepada masyarakat dalam rangka mendidik masyarakat untuk menolak politik uang," kata salah seorang mahasiswa STISIPOL, Tikawati di Sungailiat, Senin (15/4/2019).

"Kami akan melakukan sosialisasi kegiatan edukasi politik bahaya politik uang bagi pelaku dan penerima kepada warga yang belum mengetahui dampak buruk dari politik uang," ujarnya.

Tika juga menambahkan bahwa masyarakat bisa menjadi bagian dari pengawas partisipatif  dalam penyelenggaraan pemilu kali ini, yaitu dengan cara melaporkan dugaan pelanggaran pemilu oleh partai politik atau calon kepada Bawaslu Kabupaten Bangka.

"Kepada seluruh masyarakat, ayo bersama-sama datang ke TPS pada tanggal 17 April 2019 untuk memilih para wakil rakyat," ajak Tikawati.

"Nasib rakyat bergantung pada suara rakyat. Jangan golput, satu suara sangat berharga bagi Bangsa Indonesia," pungkasnya. (Dwi HP/wb)



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE