Pasca Pemilu 2019, Majelis Dzikir Al-Dodiriyah Gelar Dzikir dan Doa Bersama

Firman    •    Jumat, 19 April 2019 | 16:49 WIB
Lokal
Majelis Dzikir Al-Qodiriyah, Pimpinan Ponpes Modern Hidayatussalikin KH. Ja'far Shidiq menggelar kegiatan Dzikir dan Doa bersama di Ponpes Modern Hidatussalikin. (Firman/wowbabel)
Majelis Dzikir Al-Qodiriyah, Pimpinan Ponpes Modern Hidayatussalikin KH. Ja'far Shidiq menggelar kegiatan Dzikir dan Doa bersama di Ponpes Modern Hidatussalikin. (Firman/wowbabel)

PANGKALPINANG,  www.wowbabel.com - Majelis Dzikir Al-Qodiriyah, Pimpinan Ponpes Modern Hidayatussalikin KH. Ja'far Shidiq menggelar kegiatan Dzikir dan Doa bersama di Ponpes Modern Hidatussalikin, Kamis (18/4/2019) malam.

Kegiatan tersebut diadakan dalam rangka apresiasi kesuksesan penyelenggaraan Pemilu 2019, yang aman, damai, dan sejuk, pasca pemungutan dan penghitungan suara.

Dalam acara itu, dihadiri Jamaah Thariqoh Al-Qodariyah, Majelis Pengajian, Pimpinan Ponpes, Tokoh Agama dan Masyarakat sekitar, sebelum acara dimulai para Jamaah menunaikan
Sholat Magrib Berjamaah dan pembacaan Sholawat serta Dzikir juga Doa.

Dzikir dan doa itu, bertujuan untuk mendinginkan suasana pasca pemungutan dan penghitungan suara Pemilu 2019.

"Sudah banyak sekali pasca pemungutan dan penghitungan suara pemilu 2019, berita-berita hoax yang dapat memecah belah Indonesia, oleh sebab itu kami dari Majelis Dzikir Al-Qodiriyah mengadakan Dzikir dan doa untuk menyejukan serta menenangkan hati," ungkap KH. Ja'far Shidiq.

Selain itu, kita juga mengingatkan masyarakat akan bahaya berita-berita hoax, apabila mendapatkan informasi agar mentelaah secara baik-baik untuk tidak terpengaruh terhadap berita-berita bohong atau hoax.

"Mari kita bersama-sama menunggu dan mendukung hasil pemungutan dan penghitungan suara secara resmi yang akan disampaikan pihak komisi Pemilihan Umum (KPU)," kata KH. Ja'far Shidiq.

Untuk para pendukung Capres-Cawapres, lanjut KH. Ja'far, agar tidak terprovokasi berita-berita di media sosial (Medsos) terkait hasil pemungutan dan penghitungan suara versi quick count.

"Kita jaga persatuan dan kesatuan dan siapapun yang terpilih menjadi Presiden dan Wakil Presiden 2019-2024 harus kita terima bersama. Jadi kami mengajak ikrar bersama agar tetap menjaga keutuhan NKRI dan apapun pilihan kita jangan sampai kita terpecah belah, mari kita sama-sama ciptakan Pilpres ini yang aman, damai dan sejuk," KH. Ja'far Shidiq.

Dalam acara tersebut, para jamaah dan masyarakat juga menggelar Dekralasi Bersama, berbunyi :

1. Mari bersama-sama mendukung hasil pemungutan dan penghitungan suara dari KPU.

2. Untuk para pendukung Capres-Cawapres agar tidak terprovokasi berita-berita di media sosial (Mesdsos) terkait hasil pemungutan dan penghitungan suara hasil quick count.

3. Mari kita jaga persatuan dan kesatuan dan siapapun yang terpilih menjadi Presiden dan Wakil Presiden 2019-2024 agar tetap menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) harga mati. (Firman/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL