Pleno PPK Sungailiat Masih Menyisakan Empat Kelurahan

Dwi H Putra    •    Rabu, 24 April 2019 | 19:16 WIB
Lokal
Ketua PPK Sungailiat, M Solihin. (Dwi HP/wowbabel)
Ketua PPK Sungailiat, M Solihin. (Dwi HP/wowbabel)

SUNGAILIAT, www.wowbabel.com -- Pleno tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Sungailiat hingga H + 7 pemilihan suara terus berlangsung dan masih menyisakan 4 kelurahan dari 12 kelurahan dan 1 desa yang masuk wilayah tersebut.

 

Seperti dikatakan Ketua PPK Sungailiat, M Solihin kepada awak media mengatakan Kecamatan Sungailiat terdiri dari 12 kelurahan diantaranya Kelurahan Sinar Baru, Kelurahan Matras, Kelurahan Sinar Jaya Jelutung, Kelurahan Kuday, Kelurahan Bukit Betung, Kelurahan Lubuk Kelik, Kelurahan Parit Padang, Kelurahan Surya Timur, Kelurahan Jelitik dan satu desa yakni Desa Rebo.

"Semuanya satu kecamatan ada 238 unit Tempat Pemungutan Suara (TPS) jika dikalkulasikan ada 1.190 kotak suara," kata M Solihin disela-sela kegiatan pleno di Sungailiat, Rabu (24/4/2019).

"Kami petugas PPK membaginya dengan 3 panel, supaya mempermudah dan mempercepat proses pleno," ujarnya.

Dijelaskannya sejak dimulai pleno pada tanggal 19 April 2019 sudah menyelesaikan proses rekapitulasi perolehan sementara untuk Kelurahan Sinar Baru, Matras, Sinar Jaya Jelutung, Kuday dan Desa Rebo.

"Hari ini proses Kelurahan Bukit Betung, Kenanga dan Lubuk Kelik," jelas Solihin.

"Menyisakan Kelurahan Sungailiat, Parit Padang, Jelitik dan Surya Timur," terangnya.

Solihin mengaku pihaknya akan berusaha secepat mungkin menyelesaikan pleno tingkat PPK sesuai jadwal yang sudah ditetapkan KPU Bangka, namun jika memang tidak selesai maka minta waktu tambahan sebanyak 2 hari.

"Ada masukan dengan 4 panel, tapi kami kekurangan SDM, ini saja sudah dibantu tenaga operator dari KPU dan TPS," papar Solihin.

Ia menambahkan kendala yang dialami hanya terkait selisih suara dan itu wajar saja, namun semuanya bisa diselesaikan secara bersama-sama baik petugas TPS dan saksi-saksi partai sesuai dengan peraturan-peraturan yang ada di PKPU.

Selain itu memang ada sempat salah paham antara petugas PPK dengan saksi, sebab tidak memiliki kartu pengenal, ternyata betul saksi itu masuk dalam surat mandat partainya. (Dwi HP/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL