12 Hari Pimpin Pleno, Ketua PPK Sungailiat Ambruk

Ketua PPK Sungailiat, Solihin, masih menjalani perawatan di RSUD Depati Bahrain setelah jatuh pingsan saat rapat pleno di Gedung Dharma Wanita Kabupaten Bangka. (Dwi HP/wowbabel)
Ketua PPK Sungailiat, Solihin, masih menjalani perawatan di RSUD Depati Bahrain setelah jatuh pingsan saat rapat pleno di Gedung Dharma Wanita Kabupaten Bangka. (Dwi HP/wowbabel)

SUNGAILIAT, www.wowbabel.com -- 12 Hari memimpin Pleno Pemilu 2019, Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Sungailiat, Solihin, pada Rabu (1/5/2019) tengah malam jatuh pingsan kemudian langsung dilarikan petugas lainnya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depati Bahrain untuk mendapatkan pertolongan dan perawatan. 

Demikian diakui Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangka, M Hasan, mengatakan berdasarkan laporan yang masuk ke KPU, sebelumnya Solihin dalam kondisi prima tidak menunjukkan gejala bakal mengalami hal itu. 

"Mungkin kelelahan dalam menjalankan tugas selama ini, kami akui tahapan Pemilu 2019 ini sangat memakan tenaga, waktu dan pikiran," kata M Hasan di Sungailiat, Rabu (1/5/2019). 

"Beliau kabarnya hanya tidur 2 - 3 jam sehari, selama bertugas di Pemilu 2019 ini," ujarnya. 

M Hasan menjelaskan berdasarkan informasi dari KPU RI serta berita di media massa atau pun media sosial, banyak petugas Pemilu 2019 yang mendapat perawatan dan meninggal dunia. 

"Mudah-mudahan di Kabupaten Bangka tidak sampai seperti itu, sebatas perawatan disebabkan kelelahan saja," jelas M Hasan.

Sementara, Komisioner KPU Kabupaten Bangka, Iman Supiar, menambahkan dirinya saat itu baru saja pulang ke rumah usai menyaksikan pleno PPK Sungailiat di Gedung Dharma Wanita Kabupaten Bangka. 

"Baru saja sampai rumah, sekitar pukul 00.20 wib, saya menerima pesan whatsapp Ketua PPK Sungailiat pingsan dan sudah dilarikan ke RSUD," kata Iman Supiar.

"Saya dan petugas lainnya langsung ke RSUD, lumayan lama beliau pingsan sekitar 20 menit di Unit Gawat Darurat (UGD), pas siuman langsung dipindah ke ruang inap," ujarnya. 

Diterangkan Iman Supiar, ketika siuman dari pingsan, Solihin memaksa langsung ingin pulang untuk menyelesaikan tugasnya sebagai Ketua PPK, tapi setelah diberikan pemahaman akhirnya mengerti bahwa tugasnya akan diselesaikan petugas PPK lainnya dibantu dari KPU Kabupaten Bangka. 

Berdasarkan pantauan dan informasi, Solihin hingga saat ini masih menjalani perawatan di RSUD Depati Bahrain didampingi pihak keluarganya. 

"Beliau memiliki BPJS Kesehatan, tapi terkait kondisi ini sudah kami sampaikan ke KPU Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan KPU RI," pungkas Iman Supiar. 

Iman Supiar juga menambahkan hingga saat ini sudah ada 3 orang petugas Pemilu 2019 di Kabupaten Bangka yang mendapat perawatan pasca menjalankan tugasnya, diantaranya satu panitia pemungutan suara (PPS) di Lubuk Kelik, satu anggota perlindungan masyarakat (Linmas)  di Desa Sempan dan satu Ketua PPK Sungailiat. 

"Petugas PPS sudah rawat jalan, petugas Linmas dan Ketua PPK Sungailiat masih mendapat perawatan di RSUD Depati Bahrain," tukasnya. (Dwi HP/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL