Polda Datang, Harga Ayam Turun Rp2.000

Yudi, salah satu pedagang daging sapi potong di pasar Muntok, Bangka Barat. (Chairul/wowbabel)
Yudi, salah satu pedagang daging sapi potong di pasar Muntok, Bangka Barat. (Chairul/wowbabel)

MUNTOK, www.wowbabel.com - Ijal (33) salah satu pedagang ayam potong di Pasar Muntok kabupaten Bangka Barat (Babar) memastikan tidak ada kenaikan harga menjelang Ramadhan dan Lebaran tahun ini.

"Tidak, tidak naik, masih seperti biasa lah, biasa saja, kemarin sempat 36 ribu tapi ada orang Polda datang, dan datangi PT langsung turun ini jadi 34," ujarIjal, Kamis (2/5/2019).

"Jadi, tidak bisa kita harga naikkan, itu disitu spanduknya di depan itu ada peringatan dan harganya," tambahnya.

Harga ayam di Pasar Muntok sendiri, tetap dijual sesuai aturannya yakni Rp34 ribu perkilo, dan saat lebaran kata Ijal tidak akan naik hanya bisa bertambah sekitar Rp.1.000.

"Kalau omset rata-rata sehari ini 150 kilo lah, masih stabil lah", ungkapnya.

Sementara itu, pedagang Daging Sapi potong mengatakan hal yang sam.

"Masih sama 120 ribu lah sekilo, tidak naik. Kalau kita ini tergantung PT, PT Lampung kita ini, kalau yang potong musiman kurang tau naik atau tidak," ujar Yudi (42) selaku penjual daging sapi potong.

"Kalau kita PT ini ikut aturan PT lah, PT puasa ini tidak naik, lebaran nanti juga samalah hanya kadang paling kalau naik 10 ribu nambahnya," tuturnya.

Yudi mengakui, saat ini penjualannya semakin meningkat yang biasanya hanya terjual sekitar 50-80 kilogram, namun sekarang bisa mencapai sampai 300 kilogram.

"Kalau kemarin 150, hari ini sudah 300 kilo," ujarnya.

"Ini semenjak melonjak pembeli gara-gara ada berita ikan kena cacing itulah. Ya, baiklah disisi lain kita untung karena mungkin masyarakat jadi jijik, tapi dulu juga pernah kita sapi dibilang jual sapi mati waktu masih pasar lama karena ada kapal tenggelam, dulu itu tapi sudah lama," tutupnya. (Rul/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL