Satgas Pangan Babel Minta Pengusaha Ayam Tidak Naikkan Harga Diatas HET

Firman    •    Kamis, 02 Mei 2019 | 13:28 WIB
Ekonomi
Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) AKBP Indra Krismayadi. (Firman/wowbabel)
Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) AKBP Indra Krismayadi. (Firman/wowbabel)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com - Polda Kepulauan Bangka Belitung, melalui Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) AKBP Indra Krismayadi memastikan stok sembako untuk wilayah Babel jelang Ramadhan 1440 hijriah masih aman.

Pihaknya belum lama ini sudah mengadakan rapat dengan instansi dan stakeholder terkait untuk mengatasi harga dan stok pangan agar tidak mengalami kenaikan.

"Stoknya cukup banyak, cuma kemarin ada kenaikan harga di daging ayam yang semula, harga eceran tertinggi (HET) nya 34 ribu dan kita jumpai di pasar ada yang jual 36 ribu hingga 38 ribu," kata Dirkrimsus Polda Babel AKBP Indra Krismayadi yang juga Ketua Satgas Pangan, Kamis (2/5/2019).

Indra menambahkan, pihaknya telah mengadakan beberapa kali pertemuan dengan pihak terkait, termasuk memanggil para pengusaha ayam agar tidak menaikkan harga.

"Karena mata rantai pedagang ayam terletak pada pedagang ayam, agen dan lapak, jadi dari pedagang ayam atau peternak langsung ke agen, langsung ke lapak dan di sini, terjadi harganya itu dinaikkan," ungkapnya.

Indra juga menyebutkan, harga ayam di peternak dinaikkan menjadi Rp26 ribu, di agen dinaikkan menjadi Rp30 ribu sehingga di lapangan menjadi Rp36 ribu keatas.

"Dan saya juga tekankan kepada peternak ayam supaya harganya diturunkan menjadi 23 ribu, biar dari agen nanti kita minta paling tidak dijual 24 ribu sehingga sampai di lapak harganya cuma 34 ribu agar sesuai harga eceran tertinggi (HET)," jelas AKBP Indra.

Lanjut Indra, pihaknya meminta kepada pengusaha atau agen ayam untuk tidak menaikan harga diatas HET.

"Jadi tolong menjelang puasa ini, kita berempati kepada masyarakat supaya harga-harga itu normal, kalau harganya di naikkan, kan kasihan dengan masyarakat. Nanti, bagi pedagang, agen maupun tengkulak yang nakal akan kita tindak tegas," tukas Indra.

"Sedangkan, harga kebutuhan pokok lainnya masih normal seperti beras hingga saat ini masih normal," pungkasnya. (Firman/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL