[VIDEO] Jasad Mahrom Akhirnya Ditemukan, Diseret Buaya Sejauh 5 Kilometer

Video evakuasi jasad Mahrom, korban terkaman buaya ganas penghuni sungai Empek, Bangka Selatan. (ist)

PAYUNG, www.wowbabel.com - Mahrom, warga Desa Bedengung Kecamatan Payung, yang hilang selama empat hari di kawasan Sungai Empek, Desa Pasir Putih Kecamatan Pulau Besar, akhirnya ditemukan, Selasa (14/5/2019) sekitar pukul 10.00 WIB.

Jasad Mahrom ditemukan sekitar lima kilometer dari tempat kejadian oleh tim gabungan. Kondisi jenazah sudah tidak utuh lagi, satu bagian tangan sudah hilang serta satu bagian kaki lepas.

Tim gabungan langsung mengevakuasi jenazah Mahrom untuk dilakukan otopsi.

Seperti diberitakan sebelumnya, Mahrom diterkam buaya saat hendak mengangkat tajur ikan di Sungai EmpekĀ  pada Jumat (10/5/2019) sekitar pukul 21.00 WIB. Saat itu Mahrom bersama dua rekannya sedang menangkap ikan di sungai tersebut.

Saat hendak mengangkat tajur, tiba-tiba sebuah buaya menerkap tangan Mahrom dan menyeretnya ke tengah sungai. Rekan Mahrom, yakni Diki yang menyaksikan kejadian itu langsung mencari bantuan ke Desa Pasir Putih serta mengabarkan keluarga Mahrom di Desa Bedengung.


Keluarga Tolak Otopsi

Pihak keluarga Mahrom (33) korban terkaman buaya menolak jasad korban dilakukan otopsi. Keluarga memilih jasad Mahrom yang sudah tak utuh lagi itu langsung dimakamkan.

Kapolsek Payung Iptu Efriansyah SH, mengatakan, setelah berhasil dievakuasi tim gabungan Polsek Payung, Bhabinsa dan SAR, jasad korban langsung dibawa keluarga ke rumah duka, di Desa Bedengung Kecamatan Payung, Kabupaten Bangka Selatan untuk disholatkan serta dikebumikan.

" Pihak keluarga menolak otopsi. Setelah dievakuasi Jasad korban langsung dibawa ke rumah duka untuk selanjutnya disemayam dan dikebumikan," kata kapolsek.

Jasad Mahrom, warga Desa Bedengung Kecamatan Payung, Bangka Selatan itu ditemukan dalam keadaan cukup mengenaskan. Tubuh korban ditemukan tak utuh lagi, sebagian organ tubuh sudah hilang, yang mana satu tangan korban sudah hilang dan salah satu organ bagian kaki sudah terlepas.

Jasad korban ditemukan sekitar lebih dari lima kilometer dari lokasi awal kejadian korban dilaporkan diterkam buaya.

Sebelumnya Korban dilaporkan diterkam buaya pada Jumat (10/5/2019) malam tepatnya di Sungai Empek, Dusun Pasir Putih, Desa Batu Betumpang, Kecamatan Pulau Besar. Saat itu korban bersama dua rekannya tengah menangkap ikan menggunakan tajur. Naas, saat hendak mengangkat tajur korban diterkam buaya.

Korban diketahui seorang duda dan memiliki seorang anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar.

Reporter : Astoni
Video : facebook Yoes Motumona
Editor : Muri Setiawan



MEDSOS WOWBABEL