Habib Sholeh : Bukan People Power, Tapi Kedaulatan Rakyat

Chairul Aprizal    •    Senin, 20 Mei 2019 | 04:13 WIB
Lokal
Habib M Sholeh Assegaf SAg.(net)
Habib M Sholeh Assegaf SAg.(net)

MUNTOK,www.wowbabel.com -- Mantan Ketua DPW FPI Bangka Belitung Habib M Sholeh Assegaf SAg menegaskan aksi yang akan digelar pada tanggal 22 Mei mendatang di KPU RI itu bukan people power tetapi kedaulatan rakyat.

"Jangan salah, aksi 22 Mei itu bukan people power, ini kan rakyat yang berkehendak, mau menyampaikan aspirasinya jadi inikan demokrasi," ungkap Habib Sholeh saat ditemui, Sabtu (18/05/2019) siang di Sekretariat FPI Muntok, Bangka Barat.

"Jangan diplintir-plintir, ini aksi menuntut banyaknya kecurangan yang terjadi, ya dan terbukti kecurangan itu ada. Inikan sudah parah, suara 14 jadi 110,” ungkap Habib Sholeh.

Namun Habib Sholeh juga mengakui jika di Bangka Belitung tidak ditemui kecurangan yang seperti daerah lain. Namun juga tidak menutup kemungkinan adanya kecurangan.

Habib Sholeh mengatakan dirinya tidak lagi menjabat sebagai Ketua FPI lantaran saat ini sudah terbentuk DPD FPI Provinsi Bangka Belitung yang diketuai Ustadz Fahrurozi.

Saat ditanya, apakah ada anggota FPI dari Bangka Belitung yang akan berangkat pada acara 22 Mei mendatang, Habib Sholeh mengaku tidak tahu.

"Kalau yang berangkat tanggal 22 Mei, saya tidak tahu lah jangan tanya itulah, entah kalau di Pangkalpinang sana tidak tau saya," imbuh Habib Sholeh.

Sementara Sandi, salah satu Pengurus FPI Bangka Barat menyatakan kemungkinan ada yang berangkat dari Bangka Barat terkait aksi 22 Mei di KPU RI nanti, hanya saja tidak dapat memastikan berapa jumlahnya.

"Saya kira mungkin ada tapi saya tidak tahu berapa orang,karena biasa memang berangkat, cuma tidak tahu berapa, kayak aksi 212 berangkat, karena sekarang kan tiket lagi mahal sejuta dua ratusan" tuturnya.(rul/wb).

Halaman