Sidang Tuntutan Bos Smelter PMP Ditunda

Dwi H Putra    •    Selasa, 21 Mei 2019 | 18:41 WIB
Lokal
Barang Bukti 9 karung pasir timah milik PT PMP yang diamankan kepolisian. (Ist)
Barang Bukti 9 karung pasir timah milik PT PMP yang diamankan kepolisian. (Ist)

SUNGAILIAT, www.wowbabel.com -- Proses sidang tuntutan bos smelter PT Panca Mega Persada (PMP) kembali ditunda, disebabkan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Sungailiat, Sarah Louis, SH MHum sekaligus sebagai Ketua Majelis Hakim kasus Siau Sui Thin alias Asui yang menjabat sebagai direktur PT PMP, dinyatakan sakit.

Jaksa Penuntut Umum (JPU), Ari Pratama usai persidangan singkat membenarkan sidang tuntutan terdakwa Asui ditunda Senin (27/5/2019) mendatang. 

"Sidang tuntutannya ditunda Senin depan," kata Ari kepada wartawan di Sungailiat, Selasa (21/5/2019) siang. 

Hal senada juga diungkapkan Penasehat Hukum (PH) terdakwa Asui, Cecep Sunanto SH, mengatakan sidangnya ditunda Senin depan. 

"Iya nih, sidangnya ditunda Senin depan, ketuanya sakit," ujar Cecep sembari pergi meninggalkan PN Sungailiat. 

Pantauan wartawan, terdakwa Asui sejak Selasa (21/5/2019) pagi sekitar pukul 10.00 WIB sudah hadir di PN Sungailiat, ia datang mengenakan baju batik dan dampingi pengacara hukumnya, Cecep Sunanto SH. 

Sekitar pukul 13.00 WIB sidang pun digelar di ruang sidang 2 PN Sungailiat. Proses sidang berjalan kilat. Lantaran majelis hakim memutuskan untuk menunda persidangan pada Senin (27/5/2019) mendatang. 

Diketahui Asui diseret ke meja hijau ditetapkan sebagai terdakwa setelah anggota Mabes Polri pada Kamis (11/10/2018) silam mengamankan 9 kantung pasir timah kering di smelter PT PMP yang diangkut menggunakan truk warna kuning merk mitshubishi colt nopol BN 8036 QB.

Asui diancam dengan pidana dalam Pasal 161 Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang pertambangan mineral dan batubara (Minerba). (Dwi HP/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL