Mahasiswa Harus Siap Berkompetisi Secara Fair

Tim_Wow    •    Rabu, 22 Mei 2019 | 00:08 WIB
Lokal
Program Kelas Internasional Kerjasama FISIP UBB dengan One Asia Foundation  2019 ke-15 kembali digelar di Puri 56 Pangkalpinang, Selasa (21/5/2019) sore.(ist)
Program Kelas Internasional Kerjasama FISIP UBB dengan One Asia Foundation 2019 ke-15 kembali digelar di Puri 56 Pangkalpinang, Selasa (21/5/2019) sore.(ist)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com -- Program Kelas Internasional Kerjasama FISIP UBB dengan One Asia Foundation 2019 ke-15 kembali digelar di Puri 56 Pangkalpinang, Selasa (21/5/2019) sore.

Tema yang dibahas kali ini adalah "Asian Competitiveness in Global World " yang disampaikan Dosen Ilmu Politik FISIP UBB, Sandy Pratama dengan moderator Ranto yang juga merupakan dosen FISIP UBB.

Shandy menerangkan Asian Competitiveness in Global World merupakan sekaligus penanda dimana pada era global saat ini memang mempersyaratkan dengan persaingan bebas serta pesatnya atau gencarnya arus industrialisasi.

"Namun ditengah era ini kita pun menyadari kalau di banyak negara kawasa Asia pun masih banyak yang tertinggal selain Afrika termasuk juga salah satu negara di Asia tersebut adalah Indonesia,"ungkapnya.

One Asian Foundation 2019 hadir merupakan salah satu upaya dan program yang sangat penting untuk menyatukan satu identitas waktu dan institusi yang selama ini ikut menjadi penyebab negara- negara di Asia khususnya yang masih mengalami ketertinggalan ditengah pesatnya pengaruh global saat ini bahkan peranan China sebagai salah satu rival ekonomi Amerika, nyatanya pun belum mampu sepenuhnya membuat Asia bertitel maju.

"Asia akan maju apabila menghadapi tantangan di era global. Sehingga karenanya diperlukan partisipasi publik yang lebih baik sebagai peluang besar dalam menciptakan suasana yang kondusif dan mampu berkompetisi secara sehat,"ujar



1   2