Sanca Batik dan Elang Bondol 'Tamasya' ke Hutan Mangrove

Endi    •    Sabtu, 25 Mei 2019 | 10:47 WIB
Lokal
Pelepas-liaran Elang Bondol dan Sanca Batik ke kawasan Hutan Mangrove Munjang Kurau. (dag/wowbabel)
Pelepas-liaran Elang Bondol dan Sanca Batik ke kawasan Hutan Mangrove Munjang Kurau. (dag/wowbabel)

KURAU, www.wowbabel.com - Seekor ular Sanca Batik dan Elang Bondol, dikembalikan kehabitatnya di kawasan Hutan Wisata Mangrove Munjang, Desa Kurau Barat, Kabupaten Bangka Tengah.

Ketua Yayasan Aminal Lovers Bangka Island (Alobi), Langka Sani, mengatakan, hal itu dilanjukan sebagai tindak lanjut surat edaran Menteri LHK Nomor SE.3/Menlhk/KSDAE/KSA/2019 tanggal 1 April 2019, tentang peringatan Hari Keanekaragaman Hayati tahun 2019.

"Pada tanggal 22 mei 2019 Alobi dan BKSDA melaksanakan pelepas-liaran satwa jenis Elang Bondol sebanyak satu ekor dan ular Sanca Batik satu ekor di hutan Wisata Mangrove Munjang, Desa Kurau," kata Langka, Jumat (22/5/2019).

Dua satwa tersebut dilepas setelah menjalani serangkaian proses rehabilitasi dan dianggap layak kembali bebas di alam liar.

"Satwa tersebut telah dinyatakan siap untuk di kembalikan ke habitatnya, setelah memperhatikan kelayakan satwa dan habitat yang sudah menjalani masa rehab di PPS Alobi Kampoeng Reklamasi PT Timah dan PPS Alobi Quarantine PLN Peduli," terang Langka.

Dalam pelepasliaran ini, Alobi melibatkan pihak-pihak yang selama ini turut peduli akan kelestarian hewan dan lingkungan sekitar.

"Dengan melibatkan pihak-pihak terkait diharapkan dapat turut serta mengedukasi masyarakat dalam menjaga kelestarian satwa dan lingkungan, agar kelak anak cucu kita kedepan dapat melihat satwa-satwa tersebut," imbuhnya. (Dag/wb)