Libur Hari Raya Idul Fitri, BPJS Kesehatan Tetap Berikan Layanan

Tim_Wow    •    Selasa, 28 Mei 2019 | 10:07 WIB
Lokal
kepala BPJS Kesehatan Cabang Pangkalpinang, Adian Fitria dalam konferensi pers
kepala BPJS Kesehatan Cabang Pangkalpinang, Adian Fitria dalam konferensi pers "Mudik Nyaman Bersama BPJS Kesehatan", Senin (27/5/2019) di Tan Kasteel Pangkalpinang.(wb)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com -- Menjelang masa libur Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah, BPJS Kesehatan tetap memberikan pelayanan kepada peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu lndonesia Sehat (JKN-KIS).

Mulai dari H-7 sampai H+7 Lebaran 2019 (29 Mei-13 Juni 2019), peserta JKN-KIS tetap bisa memperoleh jaminan pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan yang di tunjuk BPJS kesehatan, bahkan termasuk saat peserta mudik ke luar kota.

Hal ini merupakan komitmen BPJS Kesehatan memberikan kemudahan portabilitas bagi peserta JKN-KIS. Peserta JKN-KIS yang sedang mudik lalu membutuhkan pelayanan kesehatan di luar kota, maka dapat mengunjungi fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) walaupun peserta tidak terdaftar di FKTP tersebut.

"Layanan kesehatan tersebut bisa diperoleh peserta di FKTP yang bekerja sama dengan BPJS kesehatan. Untuk daftar FKTP tersebut, dapat dilihat di aplikasi mudik BPJS kesehatan atau dengan menghubungi BPJS kesehatan care center 1500 400," kata kepala BPJS Kesehatan Cabang Pangkalpinang, Adian Fitria dalam konferensi pers "Mudik Nyaman Bersama BPJS Kesehatan", Senin (27/5/2019) di Tan Kasteel Pangkalpinang.

Andian menjelaskan, apabila tidak terdapat FKTP yang dapat memberikan pelayanan saat libur lebaran di wilayah tersebut, atau peserta membutuhkan pelayanan diluar jam buka layanan FKTP, maka peserta dapat dilayani di IGD rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pelayanan medis dasar.

"Pada kondisi gawat darurat, seluruh fasilitas kesehatan baik tingkat pertama maupun lanjutan wajib memberikan pelayanan penanganan pertama kepada peserta JKN-KIS. Selama peserta JKN-KIS mengikuti prosedur dan ketentuan yang berlaku, serta tindakan medis yang diperolehnya berdasarkan jndikasi medis, maka akan dijamin dan dilayani. Fasilitas kesehatan juga tidak diperkenankan menarik iuran biaya dari peserta," tegasnya.

Ia mengingatkan pelayanan kesehatan tersebut hanya berlaku bagi peserta JKN-KIS yang status kepesertaannya aktif. Oleh karenannya, Ia berharap para peserta JKN-KIS disiplin membayar iuran khususnya peserta yang sedang mudik dan selalu membawa kartu JKN-KIS.

"Untuk mengecek status kepesertaan dan melihat riwayat tagihan atau pembayaran iuran JKN KIS, dapat dilakukan melalui aplikasi Mobile JKN. Selain itu, kami juga mengembangkan aplikasi mudik BPJS kesehatan yang menyediakan info tentang BPJS Kesehatan," ujarnya.

"Bahkan layanan khusus bagi peserta JKN-KIS disediakan mulai tanggal 3,4, dan 7 Juni 2019 pukul 08.00 - 12.00 waktu setempat, dan peserta bisa melakukan pendaftaran bayi baru lahir," lanjutnya menambahkan.

Dikatakannya, saat ini telah dikembangkan fitur aplikasi Saluran Informasi dan Penanganan Pengaduan (SIPP) di rumah sakit untuk pendaftaran bayi baru lahir peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan perhitungan denda layanan, sehingga peserta tidak perlu datang ke Kantor BPJS Kesehatan.

Di samping itu, masyarakat juga tetap dapat menghubungi BPJS Kesehatan Care Center 1500 400 yang beroperasi 24 jam termasuk hari minggu dan libur, untuk memperoleh informasi atau menyampaikan pengaduan.

“Selain di Kantor Cabang, selama masa libur lebaran kami juga membuka layanan khusus di rumah sakit melalui Petugas Informasi dan Penanganan Pengaduan (PIPP) rumah sakit, yang meliputi pendaftaran bayi baru lahir bagi peserta segmen mandiri, perhitungan denda layanan, dan penanganan pengaduan di rumah sakit, baik yang terkait dengan pelayanan rumah sakit maupun pengaduan yang perlu dieskalasi ke BPJS Kesehatan karena membutuhkan solusi segera,” katanya.(*)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL