SPBU Kedondong Jebus Terbakar

Kondisi SPBU Kedondong Jebus usai kebakaran. (ist)

MUNTOK, www.wowbabel.com - Sebuah Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU) di kecamatan Jebus kabupaten Bangka Barat (Babar) hangus terbakar.

Kapolsek Jebus AKP. Muhammad Saleh,SIK menerangkan, kejadian terbakarnya SPBU.24.333.143 Dusun Kedondong desa Tumbak Petar kecamatan Jebus, Bangka Barat itu terjadi Minggu (9/6/2019) pagi.

 "Iya betul, penyebabnya itu diduga dari percikan api dari sepeda motornya, Suzuki merek Thunder, ya kebakaran apinya menjalar, jam delapan," ujar Kapolsek Jebus ketika dihubungi hari ini.

Kapolsek mengatakan, api hanya membakar sesaat dan dengan cepat dipadamkan oleh pihak petugas keamanan yang berjaga dan pegawai SPBU.

"Yang terbakar itu empat buah sepeda motor dengan satu pompa bensin, terhadap yang terbakar itu kita lakukan olah TKP," tutur Kapolsek.

Sementara itu, ketika dikonfirmasi kepada saksi salah satu petugas SPBU bernama Dod, saat kejadian dirinya berada di bagian pengisian Solar dan kondisi kendaraan sedang ramai.

"Jual solar, kiri kanan ada mobil semua, bensin itu macam itulah kiri kanan ada mobil, orang sudah panik, orang takut itu meledak," ungkap Dod.

Dod menceritakan, api bermula muncul dari kendaraan milik ibu-ibu yang sudah selesai mengisi bensin dan akan menghidupkan motornya di dekat nozzel lalu tiba-tiba keluar api dari motornya.

Motor itu sempat dibantu didorong oleh petugas SPBU keluar areal SPBU. Namun, motor itu akhirnya terjatuh dan api semakin membesar hingga sampai ke atap dan menjalar ke motor dan pompa bensin yang ada dibelakangnya sebelum menghanguskan 4 motor dan 1 pompa bensin.

"Yang lain langsung belari, orang panik semua, yang lain sempat mundur, langsung mati kWh, masyarakat siram pakai pasir, dan pakai APAR," tuturnya.

Dalam rekaman CCTV SPBU yang didapat wartawan berdurasi 6 menit 3 detik, terlihat sekitar kurang lebih 6 menit saat kejadian api berhasil dipadamkan dengan APAR.

Setelah itu, Maulina si pemilik kendaraan yang terbakar menyampaikan kejadian itu tidak disangka karena motornya mengalami korsleting.

"Konslet di motor, tidak tahu di pengapian busi itu, dari bawah langsung ke tangki, stater. Langsung terjun, langsung larilah panik, ya sempat didorong sama tukang nosel itu," imbuhnya.

Maulina mengatakan, biasanya dia rutin membeli bensin di SPBU tersebut sekitar pukul 08.00 Wib tidak lama setelah SPBU buka. dirinya mengungkapkan, bermaksud mengisi bbm full untuk pemakaian, dijual, dan untuk dipakai jalan-jalan.

"Traumalah, tidak lagi lah, belum tau pihak pom (SPBU), belum ada kabar baru dari kepolisian, saya juga tidak tahu kecuali sengaja," katanya.

"Tidak be helm, pakai topi biasa, itukan orang semua panik, berhamburan orang panik lari semua," tambahnya.

Kapolsek Jebus menyebutkan bahwa saat ini pihaknya sedang fokus pada permasalahan kebakarannya.

"Nanti inikan masih dalam tahap proses penyelidikan ya," jelas AKP. Muhammad.

Empat unit kendaraan yang ikut terbakar, masing-masing adalah sepeda motor Suzuki Thunder milik Maulina (29) Warga RT 2 dusun Kedondong. Sepeda motor merk Yamaha RX milik Iwan (39) dusun Kedondong, sepeda motor Yamaha Vera R milik Mariadi (23) warga dusun Kedondong, dan sepeda motor Suzuki Thunder milik Aswin Bastari (24) warga dusun Kedondong. (Chairul/wb)



MEDSOS WOWBABEL