Samsul Bahri Terancam Batal Jadi Anggota Dewan

Aston    •    Rabu, 12 Juni 2019 | 17:39 WIB
Pilkada
Ketua KPU Bangka Selatan, Amri.(dok)
Ketua KPU Bangka Selatan, Amri.(dok)

sana kampanye pemilu anggota DPR,DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota yang berstatus sebagai calon anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi, dan DPRD kabupaten/Kota digunakan sebagai dasar KPU,KPU Provinsi, dan KPU Kabupaten/Kota untuk mengambil tindakan berupa :

a. Pembatalan nama calon anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota dari daftar calon tetap atau,

b.Pembatalan penetapan calon anggota DPR,DPD, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota sebagai calon terpilih.

Pasal 285 secara tegas menyatakan bahwa apabila seorang caleg yang mejadi pelaksana kampanye pemilu legislatif terbukti dan dihukum oleh pengadilan karena melanggar aturan Pasal 280 dan Pasal 284 UU Pemilu, maka putusan pengadilan tersebut digunakan sebagai dasar bagi KPU dari segala tingkatan untuk membatalkan pencalegan atau membatalkan kemenangan caleg terpilih.

Sementara Ketua KPU Bangka Selatan, Amri, mengatakan pihaknya akan menyurati KPU RI untuk minta arahanĀ  langkah hukum terkait penetapan calon terpilih anggota dewan DPRD Bangka Selatan.

Menurut Amri yang didampingi Komisioner Bidang Hukum, Muhidin, pihaknya menyurati KPU RI untuk penguatan KPU Bangka Selatan.

"Kami akan menyurati KPU RI melalui KPU Provinsi untuk memohon arahan.Untuk penguatan, karena calon bersangkutan (Samsul Bahri--red) putusannya sudah inkrah atau terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana Pemilu," kata Amri, Selasa (11/6/2019).(as/wb)



   1   2   3