Gatal-gatal Warga Pangkalarang Ternyata Disebabkan Tungau

Endi    •    Senin, 17 Juni 2019 | 15:54 WIB
Lokal
Petugas Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang, memberikan imbuan kepada masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan mereka. (wowbabel)
Petugas Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang, memberikan imbuan kepada masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan mereka. (wowbabel)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com - Tim medis Puskesmas Pangkalbalam, memastikan gatal-gatal yang menyarang secara massal warga di seputaran Pangkalarang, Kota Pangkalpinang, lebih disebabkan scabies atau yang lebih dikenal dengan kudis akibat tungau.

"Sebagian yang datang berobat itu, di diagnosa oleh dokter lebih ke arah scabies bukan ke arah gigitan ulat bulu memang ada beberapa yang terkena ulat bulu," kata Kepala Puskesmas Pangkalbalam, Tri Wahyuni Masrohani, Senin (17/6/2019).

Hal itu dipastikan setelah pihaknya, bersama tim dokter spesialis kulit melakukan uji laboratorium, terhadap beberapa sampel yang diambil dari penderita gatal-gatal.

"Kita berkoordinasi dengan dokter spesialis kulit Rumah Sakit Umum Daerah Depati Hamzah, setelah dilakukan pemeriksaan dari 30 sampel, 14 sampel positif scabies, 16-nya dermatitis yang disebabkan bisa jadi oleh gigitan ulat bulu atau berbagai macam lainnya," jelasnya.

Menurutnya, scabies sudah bisa dipastikan dari melihat gatal yang diderita pasien, tapi guna mastikannya tetap dilakukan uji laboratorium.

"Scabies itu bisa kita lihat dengan keluhan gatal-gatal di sela jari yang sampai melenting atau berisi nanah, itu langsung bisa kita diagnosa yang bersangkutan terkena scabies tanpa perlu pemeriksaan penunjang laboratorium, namun tetap kami lakukan pemeriksaan laboratoriumnya," ujarnya.

Tri menambahkan, kuman scabies berkembangbiak di lingkungan yang sanitasinya tidak terjaga.

"Sanitasi lingkungan di kawasan yang paling banyak terdampak memang kurang memadai, itu merupakan PR kami di Puskesmas untuk meningkatkan kesadaran masyarakat," imbuhnya.

Untuk menanggulangi penyerbarannya, pihak puskesmas akan melakukan sosialisasi kepada warga setempat, guna memberikan edukasi akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

"Kami akan melakukan penyuluhan massal pada hari Rabu nanti, terutama untuk menyadarkan masyarakat untuk berperilaku hidup bersih dan sehat," tandasnya.

Awalnya, warga menduga gatal-gatal yang mereka derita berasal dari hama ulat bulu yang menyerang masuk kepemukiman warga. Ulat bulu itu sendiri diketahui bersarang dipohon diseberang sungai dekat rumah padat penduduk. (Dag/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL