Kuasa Hukum Daud Tak Hadir, Sidang Ditunda

Sidang dengan terdakwa Daud yang diperkarakan menistakan agama dengan membuat dua video rekaman,  Selasa  (18/06/2019) pagi  di PN Muntok kelas II Kabupaten Bangka Barat ditunda.(rul/wb)
Sidang dengan terdakwa Daud yang diperkarakan menistakan agama dengan membuat dua video rekaman, Selasa (18/06/2019) pagi di PN Muntok kelas II Kabupaten Bangka Barat ditunda.(rul/wb)

MUNTOK,www.wowbabel.com – Sidang dengan terdakwa Daud yang diperkarakan menistakan agama dengan membuat dua video rekaman,  Selasa  (18/06/2019) pagi  di PN Muntok kelas II Kabupaten Bangka Barat ditunda.

Rencananya sidang akan digelar sekitar pukul 09.30 WIB, pada sidang pertama tapi lantaran Penasihat Hukum (PH) Daud tidak hadir maka ditunda.

Polres Bangka Barat telah menurunkan 81 Personel untuk pengamanan sidang tersebut guna antisipasi agar sidang berjalan aman.

"Jumlah personel 81, dibagi 4 kelompok pengamanan di depan dan di halaman PN Mentok yang kedua di dalam ruang persidangan yang ke tiga kelompok pengawalan dari lapas, standby di simpang kuburan, karena kasus inikan yang menjadi atensi pimpinan" ujar Kabag Ops Polres Babar AKP Robertus Whardana.

Terdakwa Daud Rafles Lumban Toruan alias Daud awalnya membuat video surat Ad-Dhuha diucapkan secara tidak benar atau dipermainkan dengan durasi satu menit 56 detik pada Kamis (04/04/2019) lalu.

Video yang kedua berdurasi satu menit 55 detik Jumat (05/04/2019) ucapan menyerupai panggilan shalat (adzan) bagi umat Islam yang diucapkan tidak benar atau dipermainkan.

Akibat hal itu terdakwa diancam pasal 45a ayat (2) jo pasal 28 ayat (2) UU RI No.19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI No. 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik primair dan diancam pidana pasal 156a KUHP subsidair.

Ketua Hakim Persidangan Golom Silitonga menyampaikan bahwa sidang ditunda karena pihak terdakwa tidak menghadirkan PH maka diberikan kesempatan sampai Minggu depan dilanjutkan kembali.

"Sidang kita tunda agar penasihat hukum bisa dihadirkan karena tadi pihak terdakwa setelah ditunggu sepuluh menit masih belum hadir" ujarnya.

"Sidang baru mau akan dimulai sekitar pukul 10.00 WIB, sudah disepakati ditunda dulu, nanti kalau tidak datang jam 9 kita lanjutkan tanpa pengacara, kurang tau pak kenapa gak hadir, penasehat hukum" tandasnya.

Sementara itu Kasi Pidum Kejari Bangka Barat Hendra selaku Penuntut Umum mengatakan sidang ditunda sampai Selasa (25/06/2019) Minggu depan.

"Tadi sudah kita lihat bersama memang sidang sudah dibuka oleh majelis hakim kemudian yang terdakwa memohon supaya menunggu kuasa hukumnya" ujar Hendra.

"Tadi sudah kita beri waktu menunggu sepuluh menit dan ternyata kuasa hukumnya tidak datang dan akhirnya ditunda," tukasnya. (rul/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL