Jumat Ngaji, PC Ansor Undang Ditbinmas Polda Babel

Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Pangkalpinang menggelar Jumat Ngaji sekaligus  Halal Bihalal dan silaturahmi dengan Ditbinmas Polda Bangka Belitung di Sekretariat GP Ansor, Pasar Mambo Pangkalpinang, Jumat (21/06/2019).
Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Pangkalpinang menggelar Jumat Ngaji sekaligus Halal Bihalal dan silaturahmi dengan Ditbinmas Polda Bangka Belitung di Sekretariat GP Ansor, Pasar Mambo Pangkalpinang, Jumat (21/06/2019).

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com -- Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Pangkalpinang menggelar Jumat Ngaji sekaligus Halal Bihalal dan silaturahmi dengan Ditbinmas Polda Bangka Belitung di Sekretariat GP Ansor, Pasar Mambo Pangkalpinang, Jumat (21/06/2019).

Kasubdit Polmas Ditbinmas Polda Babel Kompol Efendi Sugianto, S.Pdi, SE, MM menyampaikan kegiatan ini merupakan rencana kegiatan bulanan untuk saling koordinasi dan silaturahmi.

"Agar bisa lebih dekat dengan ormas maupun masyarakat langsung, serta bisa sharing atau berbagi informasi, sehingga bisa paham betul situasi atau kondisi terkini, demi menjaga ketertiban masayarakat," ungkap Kompol Efendi.

Kompol Efendi mengaku selalu memberikan materi apa yang dimaksud dengan organisasi kemasyarakatan, tujuannya apa, hingga fungsi nya seperti apa. Berdasarkan Undang - Undang Nomor 17, yang berkaitan dengan Organisasi Masyarakat.

"Semoga dengan kegiatan seperti ini bisa menyatukan atau menyamakan persepsi antara ormas dengan Polri, demi menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat," harap Kompol Efendi.

Ketua PC GP Ansor Pangkalpinang, Wahyu Gusna menambahkan Jumat Ngaji merupakan kegiatan rutin PC GP Ansor Pangkalpinang, yakni membaca, mendengar, menyimak Alqur'an, hingga mengaji kitab kuning, dengan tujuan membumikan tradisi Ahlul Sunnah Waljama'ah.

Wahyu menjelaskan Program Jumat Ngaji secara internal digelar agar kader Ansor belajar agama secara benar dari guru yang benar, serta mengajak masyarakat belajar Agama Islam dengan pemahaman yang benar.

"Terutama lebih memperkenalkan Ansor sebagai badan otonom dari Nahdlatul Ulama (NU), terutama keaswajaan Ansor maupun NU," tutup Wahyu Gusna.(*)



MEDSOS WOWBABEL