Kerap Mangsa Ternak Warga, Piton Tiga Meter Ditangkap

Tim_Wow    •    Minggu, 23 Juni 2019 | 17:39 WIB
Lokal
Ular piton sepanjang tiga meter ditangkap warga Desa Beruas Kecamatan Simpang Katis.(dag/wb)
Ular piton sepanjang tiga meter ditangkap warga Desa Beruas Kecamatan Simpang Katis.(dag/wb)

SIMPANGKATIS,www.wowbabel.com -- Konflik manusia dengan hewan kian marak terjadi di Bangka Belitung. Ular dan buaya mendominasi perkara ini. Seperti baru-baru ini warga Desa Beruas, Kecamatan Simpang Katis, Kabupaten Bangka Tengah, diresahkan dengan kemunculan ular piton di kawasan kebun mereka.

Hewan melata itu, masuk pemukiman hendak memangsa ternak warga. Berentung pemilik ternak memergokinya, sehingga upaya piton pemangsa itu gagal melancarkan aksinya.

Namun bukan perkara mudah menjinakan si ular. Pemilik ternak harus dibantu warga lainnya untuk memperdayai piton jenis batik itu.

Sekitar 30 menit, piton sepanjang tiga meter itu pun berhasil diperdaya dan ditangkap. Aksi itu pun mendapat perhatian warga yang ingin menyaksikan si piton diperdaya dan mengabadikannya dengan kamera ponsel mereka.

"Memang sering memangsa ternak, ayam kita banyak yang hilang," kata Herman, Minggu (23/6/2019).

Herman mengaku khawatir, ular tersebut tidak hanya mengancam ternak, tetapi orang dis ekelilingnya, terlebih mereka yang beraktifitas di kebun.

"Bukan kali ini saja kita tangkap ular seperti. Kita takut ganggu manusia, jadi kita tangkap," ujarnya.

Untuk sementara, piton itu dimasukan ke dalam karung dan rencananya akan diperlihara warga setempat.

"Sementara ini kita pelihara saja dulu," tukasnya.(dag/wb)