D-S Dikeroyok Warga Rias Karena Selingkuhi Istri Orang

Aston    •    Selasa, 02 Juli 2019 | 21:40 WIB
Lokal
Enam orang pelaku penganiayaan. (Astoni/wowbabel)
Enam orang pelaku penganiayaan. (Astoni/wowbabel)

TOBOALI, www.wowbabel.com - Motif penganiayaan yang dilakukan enam orang warga Desa Rias SPA, Toboali, ternyata dilatari hubungan gelap yang dilakukan korban D-S dengan salah satu keluarga tersangka. Salah satu tersangka tak terima hubungan D-S kepada kerabatnya yang masih berstatus istri orang. 

Hal itu terungkap berdasarkan pengakuan salah satu satu tersangka kepada penyidik. 

"Iya, motifnya berawal dua dari enam tersangka tak terima dengan hubungan D-S dengan Y yang masih berstatus istri orang," ujar Kasat Reskrim Polres Basel, AKP Albert Tampubolon, Selasa (2/7/2019). 

Peristiwa itu terjadi pada Rabu (26/6/2019) malam sekitar pukul 22.00 WIB. Kejadian bermula ketika D-S dihubungi kekasih gelapnya berinisial Y bahwa ia sedang sakit dan meminta D-S mengantarkan obat dan buah ke rumah kakak Y di Desa Pergam. 

"Ketika korban D-S berada di teras rumahnya Y, tiba-tiba melintas dua orang menggunakan sepeda motor yang  masih kerabat Y. Melihat kerabatnya itu, saudari Y meminta D-S untuk pulang," kata Albert.

Merasa diketahui kerabat Y, korban D-S langsung tancap gas menggunakan sepeda motornya. Namun, dua tersangka yang sempat melihat D-S yakni Peto dan Muhammad langsung mengejar D-S. Setiba di jalan Raya Desa Bencah, D-S berhasil dihentikan paksa oleh kedua tersangka.

"Disitu korban D-S langsung dipukul oleh dua orang tersangka tersebut kemudian D-S dibawa ke lapangan bola Desa Pergam dan di lokasi ada teman-teman kedua tersangka kemudian ikut melakukan penganiayaan," ungkapnya. 

Akibat kejadian itu korban D-S mengalami luka-luka disekujur tubuh akibat dikeroyok masal oleh keenam tersangka. Tak terima kejadian itu, ayah korban melaporkan ke Mapolres Basel. 

"Semua pelaku sebanyak enam orang sudah berhasil kita amankan dan sudah ditetapkan sebagai tersangka," tukasnya. (Astoni/wb)



MEDSOS WOWBABEL