KISS Mendorong Ekonomi Bangka Belitung

Para investor berfoto bersama dengan Gubernur Bangka Belitung usai penandatanganan MoU investasi di KISS.(wb)
Para investor berfoto bersama dengan Gubernur Bangka Belitung usai penandatanganan MoU investasi di KISS.(wb)

BUPATI Bangka Selatan Justiar Noer, sudah sejak lama menyiapkan Sadai sebagai kawasan industri. Selain letak yang strategis, pihak pengelola kawasan (PT RBA) telah membebaskan lahan untuk kemudahan investasi seperti yang akan dilakukan Sinomach Group. Investasi yang berangkat dari sumber daya alam daerah bisa mendorong perekonomian masyarakat.

Rencana Kawasan Industri Sadai dan Sekitarnya (KISS) seluas 3.000 hektar,  yang sudah dibebaskan seluas 300 hektar. Di kawasan industri ini pula dalam rencana pemerintah daerah akan dibangun pelabuhan ekspor, perumahan, sarana umum, dan infrastruktur penunjang lainnya.

Baca Juga : Sinomach Dirikan Pabrik Hilirisasi Timah di KISS

“Ada beberapa jenis industri yang bisa dikembangkan di Sadai nantinya. Hari ini satu langkah sudah dimulai dengan masuknya Sinomach Group,” ujar Justiar.

Sedangkan Vindyarto Purba dari PT RBA menjelaskan proses panjang Sadai sebagai kawasan industri hingga mendatangkan calon investor dari China. Beberapa kementerian sudah didatangi dalam hal perizinan. Bahkan dokumen Sadai sebagai kawasan industri ini sampai ke tangan Presiden Joko Widodo.

Pihak pengelola juga sudah menjalin kerjasama dengan Kedutaan Besar China di Indonesia, termasuk perwakilan lembaga kamar dagang China terkait investasi di kawasan Sadai.

“Sudah tiga tahun prosesnya bersama dengan Pemkab Bangka Selatan dan Provinsi Babel sebelum sampai pada MoU rencana investasi di KISS. Tak mudah memang tapi dengan kepercayaan, dukungan pemerintah dan masyarakat upaya ini  sudah mulai tampak dengan hadirnya investasi yang nantinya bisa mendorong perekonomian Babel dan masyarakat di Bangka Selatan,” kata Vindyarto.

Rombongan dari Sinomach Heavy Equipment Group yang dipimpin Mr Xio Ping sebelumnya melakukan silahhturahmi dengan Kapolsa Babel Brigjen (Pol) Istiono yang memberikan dukungan penuh dalam hal keamanan agar iklim investasi kondusif di Babel.

SINOMACH Heavy Industry Corporation, didirikan pada Januari 2011, adalah anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh China National Machinery Industry Corporation (Grup SINOMACH) yang terdaftar sebagai salah satu dari 500 perusahaan Top Dunia. Berkantor pusat di Beijing, China. Perusahaan negara  ini bergerak dibidang industri berat memiliki kekuatan dalam bidang penelitian permesinan, pengembangan, dan manufaktur mesin. Sinomach memiliki lembaga penelitian kendaraan rekayasa tingkat negara, dua stasiun kerja ilmiah dan satu pusat uji kualitas peralatan mekanik

“Terimakasih, saya senang bisa hadir di Provinsi  Babel yang indah ini. Gubernur untuk hadir saat MoU.  Sinomach adalah perusahaan heavy industry terbaik. Kami bahagia  dapat datang untuk melihat produk timah di Babel. Tentunya sebelum MoU sudah ada beberapa pekerjaan. Setelah ini banyak pekerjaan kita semua. Saya yakin dari dukungan gubernur, bupati,  dan penduduk Babel segala sesuatu bisa lancar. Tentu kami bertekad, proses pembangunan kawasan industri nanti akan meningkatnya ekonomi dan kesejahteraan penduduk Babel. Dalam hal ini sangat positif,  ada banyak kesempatan, selain perencanaan proyek ini, banyak yang bisa dikerjakan bersama, sekian,” kata Vice President Sinomach Heavy Industry Group Mr Xio Ping. (adv)



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE