KSOP Belum Terima Dokumen Zircon 18.000 Ton

Bongkar muat zirkon di Pelabuhan Pangkalbalam, Pangkalpinang. (wowbabel)
Bongkar muat zirkon di Pelabuhan Pangkalbalam, Pangkalpinang. (wowbabel)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Pihak Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pangkalbalam Pangkalpinang hingga Rabu (10/7/2019) sore belum menerima berkas dokumen perlengkapan bongkar muat barang dari pihak PT Indomas pemilik Zircon.

KSOP masih menunggu kelengkapan dokumen agar zircon sebanyak 18.000 ton yang akan dikirim ke Kalimantan bisa dikapalkan.

"Sampai sekarang belum ada pengajuan  surat atau pun dokumen dari Agen, biasanya kalau kapal mau berangkat terlebih dulu mengajukan permohonan pelayaran laut," kata Hasoloan Siregar, Plh KSOP Pangkalbalam.

KSOP baru menerima pemberitahaun secara lisan dari agen pengirim zircon.  Oleh sebab itu pihak KSOP masih menunggu pihak agen mengajukan dokumen permohonan pelayaran laut untuk kapal pengangkut.

"Sebelum berangkat dibawa dulu dokumem itu, seperti dokumen barangnya. Kalau secara lisan mereka sudah menyampaikan, tapi harusnya menyampaikan secara tertulis permohonan dokumen barangnya,” ujar Hasoloan.

Hasoloan memastikan jika seluruh dokumen sudah diserahkan kepada KSOP, kapal pengangkut Zircon bisa berlayar.

"Nanti kalau sudah ada semuanya akan kita berangkatkan. Kita kan harus periksa dulu dokumen kapalnya ada masalah atau gak. Pemeriksaan sebentar saja, paling 10 menit,” ujarnya.  

Pemeriksaan dokumen juga dijelaskan Hasoloan menyangkut hasil lab, bukti pembayaran royalti kepada daerah dan hasil surveyor.  

“Nanti berapa jumlah yang diangkut berkenaan dengan royalti pembayaran ke daerah. Apalagi ini (zircon) barang yang diawasi jadi sebekum-sebelumnya sudah bikin dulu disiapin dokumen barangnya baru boleh diangkut. Tapi sambil menunggu mereka menyiapkan dokumen bisa untuk memuat barang,” kata Hasoloan.

Dokumen barang yang disiapkan seperti asal-usul barang, jenis barang, sudah lengkap pembayaran royalti.

“Jadi kami dititipin aturan  dari pemda,  misalnya lada dibawa antar pulau harus ada surat karantina tumbuhannya,” ujarnya. (tim)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL