Markus Sampaikan WDP 2018 Hasil Audit BPK, DPRD Sebut Penurunan Prestasi Pemkab Babar

Wakil Ketua II DRPD kabupaten Bangka Barat Medi Hestri,S.Ag. (Chairul/wowbabel)
Wakil Ketua II DRPD kabupaten Bangka Barat Medi Hestri,S.Ag. (Chairul/wowbabel)

MUNTOK, www.wowbabel.com - Bupati Bangka Barat (Babar) Markus menyampaikan prestasi WDP (Wajar Dengan Pengecualian) di Rapat Paripurna penyampaian Raperda Pertanggungjawaban APBD 2018 di gedung Mahligai Betason DPRD Bangka Barat, Kamis (11/07/2019).

Disaksikan oleh 21 anggota DPRD Babar, Kepala OPD di lingkungan pemerintah kabupaten dan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bangka Barat, Markus mengungkapkan hasil pemeriksaan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) atas laporan keuangan Pemda Bangka Barat tahun anggaran 2018 yang mendapatkan opini WDP.

Markus mengatakan akan memperbaiki dan berupaya meningkatkan kinerja serta meminimalisir temuan pemeriksaan, khususnya pengelolaan keuangan agar kedepannya dapat meraih WTP (Wajar Tanpa Pengecualian).

"Pemerintah kabupaten Bangka Barat segera menindaklanjuti temuan-temuan tersebut sesuai dengan rekomendasi BPK RI, Sehingga pengelolaan keuangan daerah semakin transparan dan akuntabel sebagaimana yang kita harapkan," ungkap Markus.

Markus mengakui masih ada yang harus ditindaklanjuti terkait pengelolaan keuangan dari laporan hasil Audit BPK RI.

Sementara itu, Wakil Ketua II DRPD kabupaten Bangka Barat Medi Hestri,S.Ag yang saat itu sebagai pimpinan rapat ketika dikonfirmasi mengatakan WDP ini dinilai sebagai penurunan prestasi Pemkab Bangka Barat saat ini.

"Harapan kita kedepan WTP itu wajib ! Untuk kabupaten Bangka Barat di tahun 2019, artinya ini semua komponen harus bersatu untuk mendapat WTP," tutur Medi.

Medi mengatakan, selama ini Pemkab Bangka Barat tidak pernah mendapatkan WDP bahkan tahun 2017 masih dengan prestasi WTP, dan ini kali kedua sepengetahuan Medi Pemkab Bangka Barat mendapatkan WDP yang sebelumnya tahun 2017 kebelakang juga pernah satu kali mendapat WDP juga.

"Tahun sebelum sebelumnya sih kita juga pernah WDP dibawah 2017 sudah itu WTP berapa kali dan ini WDP artinya menurun prestasi dua kali," tandas politisi Golkar ini.

Medi menyatakan setelah disampaikan pertanggungjawaban APBD 2018 ini maka pihaknya akan membentuk Pansus untukditindaklanjuti.

"Dalam rangka membenah, membedah, semua apa-apa yang didalamnya yang tertuang dalam visi misi Kab Kabupaten Bangka Barat hebat, dan ini sudah ketahuan nanti, apa-apa kok kemarin tidak selesai pembangunannya nah ini nantinya jadi catatan Pansus," terangnya.

Medi menjelaskan pansus ini nantinya akan mencari penyebab permasalahan WDP ini dan nantinya sebagai bentuk evaluasi pemerintah daerah nantinya. (Rul/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL