Pemain Utama Pilkada 2020 di Babel

Jurnalis_Warga    •    Sabtu, 13 Juli 2019 | 16:23 WIB
Opini
Bambang Ari Satria (Direktur Eksekutif Real Politica/ Dosen STISIPOL Pahlawan 12)
Bambang Ari Satria (Direktur Eksekutif Real Politica/ Dosen STISIPOL Pahlawan 12)

PD Didit Srigusjaya, Anggota DPRD Provinsi Adet Mastur, dan di DPRD Bangka Tengah ada Mehoa, Haji Korari dan Habibullah. Idealnya, PDIP mesti menugaskan Didit Srigusjaya untuk menantang petahana Nasdem dan klan Rosman Johan yang didalamnya ada nama Herry Erfian dan Melati Erzaldi.

Untuk Bangka Selatan, lagi-lagi PDIP diperhitungkan. Petugas partai dari merah di selatan Bangka ini dominan. Ada Rina Tarol, Sipioni, Nursyamsu. Penantangnya ada Demokrat yang juga bagian dari petahana. Sementara, Nasdem kurang begitu bersinar di Bangka Selatan.

Di Belitung Timur, klan Yusril dan Ahok dipastikan kembali bertemu. Yuslih sebagai petahana masih mengandalkan mesin PBB dan koalisi partai lain. Sementara Basuri dengan Nasdemnya dan ada PDIP yang siap menantang. Tampaknya, politik identitas masih dimainkan di Beltim.

Secara keseluruhan, pemain utama politik pada pilkada 2020 di Babel adalah PDIP dan Nasdem tanpa mengenyampingkan parpol lain. Bagaimana dengan partai Golkar, Gerindra dan partai lainnya ? Jika perubahan politik di Golkar pusat terjadi, maka diikuti dengan perubahan politik Golkar di daerah, sehingga Pilkada 2020 di Babel yang kadernya diusung Golkar belum bisa ditebak karena besarnya tarik menarik kepentingan.

PDIP sebagai pemenang pemilu 2019 di seluruh kabupaten/kota di Babel tentu ingin memerahkan eksekutif demi memuluskan langkahnya untuk merebut Babel 1 di Pilgub berikutnya. Saat ini, untuk eksekutif PDIP sudah menguasai Bangka Bara



   1   2   3