Kuasa Hukum Taufik Minta MK Batalkan Putusn KPU di Dapil 3 Pangkalpinang

Tim_Wow    •    Senin, 15 Juli 2019 | 11:58 WIB
Pilkada
Gedung MK RI.(ist)
Gedung MK RI.(ist)

JAKARTA,www.wowbabel.com -- Mahkamah Konstitusi (MK) menjadwalkan sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Anggota DPR-DPRD (PHPU Legislatif 2019) untuk Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan agenda mendengar jawaban termohon dari pihak terkait dan Bawaslu pada Kamis (11/7/2019). Keputusan hakim MK setelah sidang perdana yang digelar  di Ruang Sidang Panel I MK, Kamis (11/7/2019) pekan lalu. 

Dalam persidangan yang dipimpin oleh Ketua MK Anwar Usman ini, Partai Bulan Bintang (PBB) mendalilkan adanya kesalahan tulis saat rekapitulasi perolehan suara anggota DPRD yang telah dilakukan KPU selaku Termohon. Edi Wirahadi selaku kuasa hukum menyampaikan bahwa PBB kehilangan 1 suara di Kecamatan Gerunggang.

“Pada DAA1 ada kesalahan tulis dari Termohon untuk caleg PBB Nomor Urut 1 Taufik. Artinya pada penghitungan C1 itu harusnya 3 suara, tapi ditulisnya 2 suara,” jelas Edi terhadap permohonan yang teregistrasi Nomor 91-19-07/PHPU.DPR-DPRD/XVII/2019.

Di samping itu, sambung Edi, telah terjadi pula penambahan perolehan suara Partai Nasdem di Kecamatan Taman Sari sebanyak 3 suara. Akibatnya, berdampak pada akumulasi jumlah perolehan Partai Nasdem yang seharusnya hanya 159, tetap tertulis 162 suara.

Atas hal yang telah dialami tersebut, Pemohon memohon agar Panel Hakim membatalkan Keputusan KPU sepanjang pengisian keanggotaan DPRD Kota Pangkalpinang Dapil Pangkal Pinang 3 dengan perolehan suara yang benar menurut Pemohon adalah 1.819 suara untuk Partai Nasdem dan 1.822 suara untuk Pemohon. (*)

Halaman