Menperin Akan Fasilitasi Pertemuan Kebutuhan Bahan Baku Investasi Hilir Timah

Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman, Dirut Badan Usaha Milik Daerah PT BBBS Prof. Saparudin, dan perwakilan Sinomach He di ruang kerja Kemenperin di Jakarta, Senin (15/7/2019). (ist)
Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman, Dirut Badan Usaha Milik Daerah PT BBBS Prof. Saparudin, dan perwakilan Sinomach He di ruang kerja Kemenperin di Jakarta, Senin (15/7/2019). (ist)

JAKARTA,www.wowbabel.com -- Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto bersedia memfasilitasi pertemuan antara pihak investor yang akan membangun industri hilir timah di Kawasan Industri Sadai dengan PT Timah Tbk. Perusahaan BUMN tambang ini sebagai pemasok utama bahan baku bagi pabrik pengolah timah menjadi barang jadi untuk diekspor.

Kesiapan Menperin disampaikan langsung saat pertemuan dengan Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman, Dirut Badan Usaha Milik Daerah PT BBBS Prof. Saparudin, dan perwakilan Sinomach He di ruang kerja Kemenperin di Jakarta, Senin (15/7/2019). 

"Hasil pertemuan dengan Menperin, intinya Menperin  bersedia memfasilitasi dengan PT  Timah terkait kebutuhan bahan baku untuk kepentingan pembangunan induatri hilir timah di Kawasan industri Sadai," kata Saparudin ketika dihubingi wowbabel.com , Selasa (16/7/2019).

Saat pertemuan, Airlangga juga meminta agar pihak BUMD dan pengelola Kawasan Industri Sadai (KISS) menyiapkan segala kebutuhan tekhnis yang diperlukan oleh pihak investor Sinomach He sebuah perusahan BUMN milik China.

"BUMD, PT RBA dan Sinomach diminta utk segera menyusun kerangka tekhnis pembangunan industri hilir timah,” ujar Saparudin.

Bahkan, kata Saprudin, Menperin berbicara lebih tekhnis lagi tentang jenis dan varian, serta turunan produk dari hilirisasi timah yang akan diproduksi.

Direktur BUMD Babel, Saparudin  menambahkan, pertemuan dengan Menperin kelanjutan setelah MoU dengan Sinomach.

"Rencana investasi ini BUMD mengiinisiasi dengan PT Ration Bangka Abadi di kawasan industri Sadai untuk bangun industri hilir, investasinya lumayan," ujarnya.

Produk hilir yang akan dikembangkan, diantaranya akan menghasilkan 14 jenis solder, yang akan menjadi kebutuhan banyak negara di dunia.

"Selama ini kita hanya kirim balok timah saja, kedepan kami akan membeli bahan baku timah balok yang ada untuk dikembangkan menjadi solder," ukar Saparudin.

Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman juga mengatakan pihaknya akan menggandeng PT Timah Tbk merumuskan bentuk produk dari hilirisasi timah. Perusahaan BUMN tambang ini penting dilibatkan karena sebagai pemasok utama balok timah di Indonesia bahkan dunia.

"Pembahasan secara tekhnisnya tentang produk yang akan dibuat dalam industri hilir timah ini akan kita bahas lagi dengan tim dan kita melibatkan PT Timah," kata Erzaldi.

Sebelum melakukan pembahasan tekhnis, Erzaldi  mengajak calon investor Sinomach, perusahaan bergerak dibidang industri mesin,  peralatan tambang dan manufactur  asal China bertemu Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto untuk memantapkan rencana investasi di KISS. (*)



MEDSOS WOWBABEL