Gugatan PBB, Gerinda dan Demokrat, Diputuskan Senin Depan

Endi    •    Jumat, 19 Juli 2019 | 16:06 WIB
Pilkada
Divisi Teknis Komisioer KPU Pangkalpinang, Yusmayadi.(dag/wb)
Divisi Teknis Komisioer KPU Pangkalpinang, Yusmayadi.(dag/wb)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pangkalpinang, harus menunggu hingga Senin (22/7/2019) untuk mengetahui kelanjutan sidang sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi, yang dilayangkan Partai PBB, Gerindra dan Demokrat.

Baca Juga: Lawan Partai Besutan Yusril, KPU Pangkalpinang Siapkan Enam Saksi

Kendati belum mengetahui hasil putusan MK, setelah menjalani dua sidang awal digelar, KPU Pangkalpinang telah menyiapkan segala sesuatu yang kemungkinan diperlukan, jika hakim memutuskan untuk menggelar sidang lanjutan.

"Kita sudah mendapat informasi dari MK melalui KPU RI, bahwa Senin ini merupakan jadwal sidang pembacaan keputusan atau penetapan, jika MK memutuskan sidang putus berarti selesai tapi misalkan MK mengatakan dilanjutkan kita diperintahkan untuk menghadirkan saksi," kata Divisi Teknis Komisioer KPU Pangkalpinang, Yusmayadi, Jumat (19/7/2019).

Dia menjelaskan, untuk Partai Demokrat dan Gerindra yang lokasi gugatannya adalah Provinsi Bangka Belitung, salah satunya di Kota Pangkalpinang, dirinya akan hadir sebagai saksi.

"Saya sendiri diintruksikan hadir sebagai saksi untuk gugatan Gerindra dan Demokrat nanti," ujar Yusmayadi.

Kemudian, sambungnya, untuk Partai PBB, saksi dari anggota PKK dan PSS dari dapil III yang ada di TSP 02 Kacang Pesang, Kecamatan Gerunggang dan TPS 04 Gedung Nasional, Kecamatan Tamansari, juga telah siapkan untuk hadir di MK melalui video conference.

"Untuk semua itu, sampai hari ini belum bisa kami pastikan kapan waktunya (jadwal sidang lanjutan)," sebutnya.

Ia berharap, MK memutuskan sidang sengketa tersebut lebib awal, sehingga proses sidang selanjutnya tidak perlu dilaksanakan.

"Kami berharap MK memutuskan ini selesai, sehingga jika selesai secara otomatis kita tidak melanjutkan persidangan, kemudian saksi-saksi yang kita siapkan juga tidak perlu dihadirkan," harapnya.(dag/wb)

Halaman